SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti keterlambatan pencairan dana dari pemerintah pusat, kini sejumlah operasional satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Surabaya berhenti sementara. Namun, tidak seluruh SPPG di Surabaya berhenti beroperasi. Informasi tersebut beredar melalui pesan singkat yang menyebut sejumlah dapur MBG di Surabaya tidak dapat beroperasi sementara hingga dana cair.
"Selamat pagi rekan-rekan mau menginfokan bahwa sedang terjadi kendala diseluruh dapur di Surabaya bahwa dana dari pemerintah tidak cair nggih, mohon doa nya agar diminggu ini semoga dana cair direkening kami.. Krn jika belum cair maka kami terpaksa harus berhenti operasional dahulu sampai dana dari pusat cair. Akan kami informasikan kembali, harap menjadi informasi dan support nya nggih matur nuwun.. @all," isi pesan beredar.
Kepala Pelayanan Pemenuhan Gizi (PPG) Kota Surabaya Kusmayanti membenarkan adanya kendala pencairan dana operasional. Menurutnya, keterlambatan pencairan dana diduga terjadi karena sebagian pihak SPPG terlambat menyerahkan laporan harian kepada Badan Gizi Nasional (BGN). Akibatnya, proses pencairan virtual account menjadi terhambat.
"Dari seminggu ini sejak tanggal 27 hingga 29 April terdata memang ada 24 SPPG yang memang belum cair VA (virtual account). Ya, kan kalau tidak ada anggarannya berarti kan tidak bisa kita paksakan (pemberian MBG sejak kemarin)," kata Kusmayanti, Minggu (10/05/2026).
Meski demikian, KPPG Surabaya memastikan proses pencairan dana operasional masih berjalan. Pihaknya berharap dapur MBG dapat kembali beroperasi normal pada awal pekan depan. "Sejak hari kemarin Kamis sama Jumat ini (24 SPPG tidak beroperasional). Harapannya hari Senin sudah bisa lagi operasional. Permohonan maaf kepada para pendidik manfaat atas keterkendalaan dalam proses layanan MBG ini," jelasnya. sb-07/dsy
Editor : Redaksi