SURABAYAPAGI.com, Gresik – Usai terpilih kembali sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Jawa Timur periode 2026–2029, Gentur Prihantono Sandjoyo Putro mulai menyiapkan sejumlah agenda strategis organisasi yang difokuskan pada penguatan kompetensi insinyur, sertifikasi profesi, serta dukungan terhadap hilirisasi industri nasional.
Gentur menegaskan, kepengurusan baru PII Jawa Timur akan bergerak lebih progresif dengan memperkuat sinergi bersama pemerintah, perguruan tinggi, dunia industri, dan asosiasi profesi lainnya. Langkah tersebut dinilai penting agar insinyur di Jawa Timur mampu menjawab tantangan pembangunan dan transformasi industri di masa mendatang.
“PII Jawa Timur harus mampu menjadi wadah penguatan kompetensi dan karakter insinyur. Ke depan, kami ingin lebih banyak melahirkan insinyur profesional yang memiliki daya saing global dan mampu berkontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,” ujar Gentur Prihantono, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, Jawa Timur memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan industri dan infrastruktur nasional. Karena itu, peran insinyur dinilai sangat strategis dalam mendukung percepatan pembangunan berkelanjutan, termasuk di sektor energi, lingkungan, transportasi, hingga pengembangan kawasan industri.
Selain itu, Gentur juga menyoroti pentingnya peningkatan jumlah insinyur profesional bersertifikat di Jawa Timur. Ia menyebut, kebutuhan tenaga ahli yang kompeten akan terus meningkat seiring berkembangnya proyek strategis nasional dan investasi industri di berbagai daerah.
“Kami ingin memperkuat ekosistem profesi keinsinyuran, mulai dari peningkatan kapasitas SDM, sertifikasi profesi, hingga pendampingan bagi generasi muda insinyur agar lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja,” katanya.
Dalam waktu dekat, PII Jawa Timur juga berencana melakukan konsolidasi organisasi bersama seluruh Pengurus Cabang (PC) kabupaten/kota untuk menyusun program kerja prioritas tiga tahun ke depan. Konsolidasi tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi pasca pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil).
Ketua Panitia Muswil PII Jawa Timur 2026, Fachrul Kurniawan, mengatakan semangat kolaborasi menjadi poin penting yang mengemuka selama pelaksanaan Muswil.
Menurutnya, seluruh elemen organisasi memiliki komitmen yang sama untuk membawa PII Jawa Timur menjadi organisasi profesi yang semakin adaptif dan berdampak bagi masyarakat.
“Muswil ini bukan sekadar agenda pemilihan ketua, tetapi momentum memperkuat persatuan dan arah organisasi ke depan. Kami optimistis PII Jawa Timur akan semakin solid,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Panitia Muswil, Awang Djohan Bachtiar. Ia mengajak seluruh anggota dan pengurus cabang untuk kembali bersatu serta aktif mendukung berbagai program kepengurusan baru.
“Dinamika dalam organisasi adalah hal biasa. Sekarang saatnya seluruh elemen PII Jawa Timur bergandengan tangan dan berkolaborasi demi kemajuan organisasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya.
Muswil PII Jawa Timur 2026 sebelumnya digelar di Kota Malang dan diikuti perwakilan Pengurus Cabang PII se-Jawa Timur. Dalam pemilihan ketua wilayah, Gentur Prihantono memperoleh 35 suara dari total 58 suara sah, mengungguli dua kandidat lainnya yakni Bambang Sujanarko dan Muhammad Sigit Darmawan. did
Editor : Redaksi