10 Desa BPD Vakum, Akibat Kinerja DPMD yang Diduga Mandul

Kantor Dinas Pemberdayaan masyarakat dan desa kabupaten Sampang.

SURABAYAPAGI, Sampang- Kelengkapan pemerintah desa di wilayah kecamatan, Tambelang, Madura, Jawa timur sebanyak 10 desa, Badan Pengawasan Desa (BPD) vakum selama dua bulan lebih. Hal ini disebabkan kinerja Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) kabupaten Sampang diduga mandul.

Padahal, kelengkapan BPD dipemerintahan desa sangat penting sesuai dengan regulasi yang ada. Hal ini disampaikan oleh salah satu anggota BPD di wilayah kecamatan Tambelang, beranisial U, dia mengatakan tugas BPD adalah pengawasan, menerima pengaduan baik tertulis maupun lisan juga musyawarah musyawarah disemua aspek.

" Jika BPD-nya vakum otomatis segala sesuatunya tidak bisa berbuat. Sebab, dalam dipemerintahan desa diatur undang-undang harus ada pelantikan BPD yang mewakili desa,"katanya. Menurut U semua kegiatan selama kevakuman BPD akan menhambat kegiatan pemerintahan desa. "Sehingga akan berdampak pada roda pemerintahan desa seperti keputusan keputusan bilamana tidak melibatkan BPD akan cacat hukum,"ungkap U saat ditemui,kemarin.

U menjelaskan desa yang vakum BPD-nya diantaranya,

1. Barunggagah

2. Beringin

 3. Baturasang

4. Banjar Billah

5. Birem

 6. Karang Penang

 7. Samaran

 8. Tambelangan

9. Somber

10. Mambulu Barat.

Untuk itu, U mengharap pihak Dinas pemberdayaan masyarakat dan desa kabupaten Sampang untuk segera mengambil sikap teratas jadi kevakuman tersebut. " Supaya roda pemerintahan desa tidak terbentur persoalan hukum dikemudian hari,"pintanya.

Sementara itu, Kabid Pemerintahan desa, Dinas Pemberdayaan masyarakat dan desa kabupaten Sampang, Irham Nurwidiyanto menyatakan dirinya baru selesai Diklat. " Pusing masih saya mas," ketika ditemui waktu pelantikan Pj Bancelok,diaula Pemkab Sampang,(24/6/2022).gan