15 Kali Tipu Janda-Janda, Pedagang Asal Surabaya Diringkus

Pelaku saat diamankan di Polsek Gayungan. SP/Jemmi

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Diusianya yang lebih dari setengah abad, nampaknya tak membuat Dion Drayoga merasa tua. Bahkan, memasuki usia ke 51 tahun, warga Jalan Tambak Asri Krembangan Surabaya ini sudah berhasil memperdaya 15 janda-janda mempesona.

Akibatnya, pria yang berprofesi sebagai pedagang ini diringkus Unit Reskrim Polsek Gayungan setelah aksinya yang terakhir menipu janda dua anak berisinial EP (33) di Jalan A Yani Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen menuturkan, modus pelaku ini mencari kenalan wanita di media sosial untuk dirayu bertemu. Dengan menggunakan mobil Honda BRV, pelaku dengan mudah mendapatkan wanita dengan status janda dan berpura-pura akan mengajak kencan.

"Setelah korban terpedaya, pelaku menyuruh korban beli minum di Indomaret, dan ketika korban menaruh tas dan hpnya didalam mobil untuk pergi ke Indomaret, pelaku langsung membawa tas dan hp korban pergi," kata Hedjen, Kamis (16/7/2020).

Aksi tipu-tipu pelaku, lanjut Hedjen, berhasil terbongkar setelah korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gayungan. Pada saat itu korban bersama dengan kedua anaknya (perempuan 9 tahun dan laki-laki 3 tahun) masuk kedalam Indomaret untuk berbelanja.

Setelah berbelanja dan keluar Indomaret wanita tersebut tiba-tiba menangis (histeris), yang kemudian ditanya oleh saksi (pegawai Indomaret) dan korban menjawab bahwa tas miliknya yang berisikan HP yang berada di dalam mobil, sedangkan mobil (Honda BRV, Warna Putih, nopol tidak diketahui yang dinaikinya kabur meninggalkan lokasi.

"Pengemudi mobil tersebut baru dikenal korban melalui medsos dan baru mengajak untuk ketemuan dan korban beserta anak-anaknya di tinggalkan di TKP," pungkasnya.

Pelaku berhasil ditangkap di halaman pintu selatan BG Junction setelah tiga Minggu buron. "Kami jebak pelaku dengan anggota polwan yang menyamar berpura-pura tertarik dengan pelaku melalui medsos, " tambah Hedjen.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku sudah 15 kali melakukan pencurian Handphone dengan modus yang sama. Dan uang hasil penjualan oleh pelaku digunakan untuk berfoya-foya. (Jem)