2 Bocah Tertimpa Bak Penampungan Air Wudhu, 1 Tewas

TKP tempat korban tewas tertimpa tandon air. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Seiring usainya suara gema Adzan Maghrib di Masjid Jami'atus Shobin Dusun Centong Desa Sawentar Kecamatan Kanigoro Kab Blitar, warga dikejutkan suara gemuruh runtuhan bak penampungan air wudhu setinggi 3 meter. Saat itu juga terdengar jeritan Mohamad Rofif Syihabbudin (11), ternyata jeritan bocah kelas 4 MI itu tertimpa runtuhan bak penampungan air wudhu bersama temannya Mohamad Ibnu Husain Kuluqi (11). 

Jeritan tersebut didengar oleh Nursalim (43) warga desa setempat yang hendak melaksanakan shalat Maghrib berjamaah langsung keluar masjid menuju tempat penampungan bak air guna memberikan pertolongan pada dua korban,  karena tidak bisa menolong sendirian Nursalim  memberitahu para jamaah sekaligus orang tua kedua korban yang letaknya hanya berjarak 10 meteran dari lokasi kejadian

Namun naas Moh Ibnu Husain Khuluqi saat ditolong sudah meninggal dunia dengan luka cukup parah di dahi kanan korban, sedang temannya Rofif Syihabbudin hanya alami luka ringan.

Dalam laporannya di Polsek Kanigoro, salah satu saksi dan perangkat Desa Sawentar mengatakan saat itu korban bersama teman temanya pada Sabtu (5 Maret)  pukul 17.45 sedang mengambil air wudhu untuk sholat Maghrib, tiba tiba bak air penampungan untuk wudhu yang berada di sisi kanan masjid setinggi 3 meter runtuh dan menimpa korban bersama Rafif yang alami cedera.

"Kejadian semula kedua korban yang sama sama masih duduk di kelas 4 MI itu mengambil wudhu, tanpa diduga bak penampungan setinggi 3 meter roboh menimpa kedua bocah itu, untuk korban bernama Moh Ibnu Hussin meninggal dunia, kini kami masih mendalami peristiwa ini,  dengan meminta keterangan saksi saksi," kata Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udhiyono atas izin AKBP Adhitya Panji Anom S.IK selaku Kapolres Blitar.             

Perlu diketahui bak penampungan air wudhu Masjid Jamiatus Shobin yang berada di selatan masjid itu memiliki ukuran tinggi 3 meter panjang bak penampungan 1,5 meter dan lebar 70 cm.

"Dalam kejadian itu orang tua tidak mengijinkan korban untuk dilakukan otopsi dengan disertai  surat pernyataan, guna penyelidikan kita mengamankan barang bukti  berupa pecahan reruntuhan tembok bak penampungan air wudhu masjid dan minta keterangan saksi saksi," pungkas Udhiyono. Les