2 Pengedar Pil Koplo di Lumajang Dibekuk

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - RDK (31) dan LK (29), dua warga asal Dusun Tegir, Desa/Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, dibekuk polisi.

Keduanya dicurigai sebagai pengedar obat keras berbahaya. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 2.697 butir pil koplo diamankan dari mereka.

"Kedua tersangka yang kami tangkap ini adalah seorang pengedar pil koplo," Kasat Narkoba Polres Lumajang AKP Ernowo.

Ernowo menjelaskan, penangkapan bermula  ketika adanya laporan tentang peredaran obat keras berbahaya. Aduan itu kemudian ditindaklanjuti. 

Sejumlah anggota melakukan patroli di wilayah Pasirian. Rupanya dari itu, petugas mendapati dua pemuda mabuk di pinggir jalan. Setelah diinterogasi, mereka mengaku mendapatkan pil dari RDK.

Dari keterangan itu, petugas melakukan serangkaian penyelidikan. Kemudian, mengamankan RDK ketika berada di rumahnya. RDK tak bisa mengelak ketika polisi menemukan 1.457 pil koplo di dalam rumah.

RDK rupanya tidak bekerja sendiri. RDK berdalih ke polisi bahwa mengedarkan obat pil itu dengan tetanggannya, LK. Tak Lama LK pun dibekuk di rumah.

"Saat dilakukan penggeledahan barang bukti yang disita dari tersangka LK 1.150 butir dan uang hasil penjualan Rp 72 ribu," ungkap Ernowo.

Atas perbuatannya, kedua pelaku telah melanggar Pasal 197 Subs Pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, dengan ancaman pidana paling lama 10 tahun penjara.

“Saya wanti-wanti kepada siapa saja, untuk jangan sampai menjual pil Logo Y atau pil yang berbahaya lainnya. Mari kita selamatkan anak bangsa ini dengan sebaik-baiknya. Kalau sampai melanggar, akan kami ringkus,” kata Ernowo.