2 Sekolah di Malang Dijadikan Tempat Vaksinasi

Vaksinasi di SD Negeri Asrikaton I.

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Malang terus digenjot.  Untuk menghemat anggaran, vaksinasi memanfaatkan gedung sekolah. 

Ada dua tempat serbuan vaksinasi hari ini, yaitu di Kecamatan Gondanglegi dan Kecamatan Pakis. Untuk di Gondanglegi vaksinasi memanfaatkan gedung sekolah dasar dan SMK. Sementara di wilayah Pakis, serbuan vaksinasi digelar di gedung SD Sekarpuro dan SD Asrikaton.

Masing-masing kecamatan tersedia 2.500 dosis vaksin COVID-19. Pantauan detikcom, antusias warga cukup tinggi. Halaman sekolah dijadikan ruang tunggu warga. Sedangkan, proses screening dan penyuntikan vaksin dilakukan di ruang kelas.

Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto mengatakan Pemkab Malang menargetkan 1,8 juta sampai 2 juta tervaksin untuk mencapai herd immunity. Dalam upaya percepatan vaksinasi mencapai target itu, maka Pemkab Malang harus menyediakan tempat aman.

"Sekolah ini, satu di antaranya. Sekarang lagi proses belajar daring. Mereka (sekolah), memiliki banyak ruangan. Maka ini dimaksudkan untuk menekan pembiayaan," ujar Didik di sela meninjau vaksinasi di SD Negeri Asrikaton I, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (29/7/2021).

Menurut Didik, penekanan biaya menjadi penting, karena kondisi APBD yang sangat terbatas. Di sisi lain, percepatan vaksinasi di Kabupaten Malang juga dapat berjalan untuk mencapai target.

"Dengan kita menekan pembiayaan, situasi APBD kita yang sangat terbatas. Maka, dengan cara seperti ini warga masyarakat bisa tervaksin semuanya. APBD juga bisa ditekan, artinya untuk kepentingan penanganan COVID-19 lainnya," tutur Didik.

Didik menambahkan serbuan vaksinasi hari ini dibagi di dua kecamatan yakni Gondanglegi dan Pakis dengan dengan kuota masing-masing 2.500 dosis.

"Hari ini disediakan 5.000 dosis vaksin di dua kecamatan. Yakni Gondanglegi dan Pakis masing-masing 2.500 dosis vaksin," imbuhnya.