20 Atlet Difabel Jember Ikuti Pekan Peparprov Jatim

Para atlet difabel sebelum diberangkatkan ke Surabaya untuk mengikuti Pekan Peparprov Jatim. SP/Dik

 

SURABAYAPAGI.COM, Jember - Bupati dan Wabup Jember memberangkatkan 20 atlet kontingen Kabupaten Jember untuk mengikuti Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) yang akan dilaksanakan pada 20-24 Mei 2021 di Surabaya Jawa Timur.

Bupati Hendy Siswanto mengharapkan agar para atlet difabel berjuang maksimal untuk memenangkan setiap pertandingan dalam pekan olahraga tersebut.

“Kabupaten Jember ini gudangnya para atlet hebat, Saya yakin para atlet ini pasti bisa meraih kemenangan” katanya Rabu (19/5/2020).

Dirinya berjanji akan memajukan sektor olahraga. Tahap pertama, Pemkab Jember akan merenovasi seluruh fasilitas olahraga. Ia yakin olahraga di Jember akan kembali bangkit.

“Wes wayahe olahraga Jember bangkit. Para atlet di depan saya sekarang ini adalah harapan dan tumpuan, apalagi tahun depan kita sebagai tuan rumah Porprov jadi buktikan bahwa Jember memang hebat,” sambungnya.

Sementara Ketua kontingen Rio Pradani Putra mengatakan, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Jember mengirimkan atlet-atlet terbaiknya. Kontingen Kabupaten Jember berkekuatan 20 atlet dan 12 official. Mereka akan turun pada cabang olahraga atletik, badminton dan tenis meja. Dari 20 atlet 17 atlet akan turun pada cabang olahraga atletik, 2 badminton dan 1 orang tenis meja.

Disamping cabang olahraga yang diperlombakan ada pula cabang olahraga yang mengadakan seleksi untuk PEPARNAS XVI di Papua. Cabang olahraga tersebut adalah sepak bola dan badminton khusus disabilitas Cebol. Pada dua cabang olahraga ini atlet Kabupaten Jember sangat berpotensi untuk lolos seleksi.

“Patinya kami sangat membutuhkan dukungan dari semua masyarakat Jember, ” ujarnya.

Kontingen Kabupaten Jember akan semaksimal mungkin akan menunjukkan prestasi terbaiknya. Untuk mencapai itu, pihaknya telah melakukan serangkaian latihan sejak 24 Maret 2021 di Jember Sport Garden.

“Kami telah melaksanakan pemusatan latihan berupa karantina atlet selama 3 hari. Hal ini untuk memperkuat solidaritas atlet NPCI Kabupaten Jember itu sendiri,” tandasnya. dik