300 Prajurit AL Ikut Donor Darah di Mako Lantamal V

Prajurit TNI AL saat mengikuti donor darah di Mako Lantamal V, Rabu (10/02/2021). SP/ Sem

 

SURABAYAPAGI,Surabaya - Dinas Kesehatan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V menggelar acara rutin donor darah pada Rabu (10/02/2021). 

Giat kemanusian yang diadakan di markas komando (Mako) Lantamal V tersebut berlangsung lancar di tengah terpaan virus corona (Covid-19) yang melanda berbagai wilayah. 

Bekerjasama dengan PMI Surabaya dan PMI Gresik, gelaran donor darah itu mengusung tema "setetes darah anda, nyawa bagi sesama".

Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Gresik, dr. Jufrita menyampaikan, para pendonor harus berada dalam kondisi prima sebelum mendonorkan darahnya. Oleh karenanya, sebelum memulai pendonoran darah, seluruh calon pendonor diperiksa kesehatannya terlebih dahulu.

"Hal ini sangat penting untuk diperhatikan mengingat darah juga dapat menjadi media penularan penyakit seperti HIV, Hepatitis B, Hepatitis C dan Sifilis," kata dr. Jufrita kepada wartawan Surabaya Pagi, Rabu (10/02/2021).

Dari data di lapangan kurang lebih sebanyak 300 pendonor yang ikut dalam gelaran donor darah di Mako Lantamal V. 

Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal, SE., MM., M.Soc. Sc., menjelaskan peserta yang berpartisipasi kali ini berasal dari prajurit TNI Al dan pegawai negeri sipil (PNS).

"Aksi mulia ini merupakan wujud kepedulian kami untuk turut berpartisipasi semaksimal mungkin, di tengah menipisnya stok darah di Indonesia. Selain itu, aksi kemanusiaan ini untuk menanamkan rasa empati kepada sesama manusia," kata Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Mohamad Zaenal

Kepada para peserta pendonor, Danlantamal V menyampaikan terimakasih sekaligus apresiasi yang setinggi-tingginya atas partisipasi dalam mendonorkan darah mereka.

"Meskipun santer adanya virus Corona, animo para prajurit angkatan laut sangat tinggi. Saya berterimakasih dan mengapresiasi itu," katanya.

Dari pantauan reporter Surabaya Pagi, gelaran donor tersebut diadakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Para pendonor pun dibagi kedalam beberapa kelompok. Satu kelompok dengan jumlah maksimal 16 orang. 

Salah satu prajurit TNI AL, Muntolib usai mendonorkan darah mengaku, apa yang dilakukan olehnya merupakan bentuk kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan darah.

"Ya ini bentuk kepedulian kami sebagai prajurit. Apalagi tadi saat donor, petugasnya sampaikan bahwa stok darah saat ini terbatas," katanya

Kepada masyarakat, Muntolib menghimbau agar secara gayung bersambut membantu PMI untuk memenuhi kebutuhan darah yang kini semakin meningkat.

Data dari PMI Gresik sendiri, dalam satu bulan darah yang dibutuhkan kurang lebih 1000 kantong darah. Namun ketersediaan darah hanya sekitar 100 kantong darah.

"Jadi mari kita sama-sama mendonorkan darah kita, sesuai tema hari ini setetes darah, nyawa bagi sesama," ucapnya mengajak.sem