50 Pelajar di Malang dapat Beasiswa

Penyerahan bantuan beasiswa kepada beberapa siswa.

 

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Puluhan pelajar di Malang dari jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) mendapat bantuan beasiswa dari Perum Jasa Tirta (PJT) I melalui program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL).

Bantuan diserahkan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang.

"Secara rinci ada 50 pelajar penerima beasiswa, terdiri dari 23 siswa jenjang SD dan 27 pelajar SMP. Masing-masing menerima beasiswa Rp 500 ribu yang diberikan secara tunai kepada siswa dengan didampingi orangtua atau wali murid," jelas Kepala Departemen Pengelolaan PKBL PJT I, Nina Meita Sari, Jumat (16/4/2021).

Menurut Nina menyebut bantuan itu menyasar pelajar di Kota Malang, karena PJT I berkantor pusat di kota tersebut.

"Untuk kriteria penerima beasiswa yaitu memiliki prestasi akademik yang baik, bertempat tinggal di sekitar wilayah sungai atau anak sungai Kali Brantas yang melintasi Kota Malang serta orangtua pelajar penerima beasiswa terdampak Pandemi Covid-19," ujarnya.

Agar tepat sasaran, lanjut Nina, PJT I menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Malang yang tahu persis kondisi yang ada di lapangan supaya program bisa berjalan lancar dan sesuai tujuan yang diharapkan.

"Caranya kita menggandeng Dindikbud Kota Malang agar penyaluran beasiswa ini tepat sasaran," imbuh dia.

Sementara Kepala Dindikbud Kota Malang, Suwarjana menerangkan bahwa PJT I sudah ikut andil untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan, salah satunya melalui pendidikan berkualitas dan sebagai bentuk program kemitraan dan bina lingkungan yang dapat membantu dan meningkatkan motivasi semangat belajar siswa SD dan siswa SMP.

"Kriteria pelajar penerima beasiswa memiliki prestasi akademik yang baik secara tidak langsung mendorong siswa untuk berlomba belajar giat. Sehingga selain memperoleh nilai yang memuaskan, juga mendapatkan berbagai bentuk apresiasi di antaranya mendapatkan beasiswa, baik itu beasiswa dari pemerintah maupun beasiswa dari pihak ketiga seperti PJT I," papar Suwarjana.