92 Persen Tempat Tidur Isolasi Pasien di RSLI Sudah Terisi

Jumlah pasien covid-19 di RSLI telah mencapai 92 persen dari kapasitas RS.SP/SAMMY MANTOLAS

SURABAYAPAGI, Surabaya - Ketersediaan tempat tidur ruang isolasi pasien covid-19 di Rumah Sakit Lapangan Indrapura, hingga hari ini sudah hampir penuh atau mencapai 92 persen.

Dari 410 tempat tidur yang tersedia, hingga kini telah ditempati 377 pasien covid-19 dari berbagai kluster.

Kenaikan pasien yang cukup tinggi ini disebabkan oleh berbagai faktor. Beberapa diantaranya adalah kedatangan Pekerja Migran Indonesia dari luar negeri serta naiknya kasus Covid-19 di wilayah Bangkalan Madura.

"Untuk PMI dari 184 pasien yang masuk sudah 128 yang diwisuda, sehingga tinggal 56 orang yang dirawat. Dan untuk kluster Madura dari 240 pasien yang masuk, 226 dirawat di sini dan 14 orang lainnya dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," kata Penanggung Jawab RSLI, Laksamana Pertama TNI dr. I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara, Sp.B., Sp. BTKV, Kamis (17/06/2021).

Mengingat jumlah kapasitas tempat tidur di RSLI tidak sebanding dengan lonjakan pasien yang terkonfirmasi positif, maka dr. Nalendra menghimbau agar diberikan dukungan dan tambahan tenaga medis serta unsur pendukung lainnya khususnya dalam menghadapi kondisi kasus klaster Bangkalan.

"Kita terus berupaya menambah nakes [tenaga medis] yakni 6 dokter dan 12 perawat dari TNI serta akan mengupayakan tambahan bed dari BNPB," katanya.

Hingga kini pihaknya tengah merawat 2 pasien yang terkonfirmasi varian baru delta B.1.617.2 asal India. Kondisi dua pasien yang terkonfirmasi varian delta B.1.617.2 saat ini masih stabil dan dalam tahap penyembuhan dengan monitoring yang ketat dan perawatan intensif dalam ruangan tersendiri.

Perawatan pasien dengan varian baru bukan yang pertama di RSLI. Sebelumnya RSLI juga sempat merawat 2 pasien PMI yang terkonfirmasi varian baru covid-19, yakni B.117 dan B.1351. Kedua pasien ini telah dinyatakan sembuh oleh Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP) serta hasil swab PCR negatif secara 2 kali berturut-turut.

Dengan munculnya varian baru ini, dr. Nalendra menghimbau kepada masyarakat agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan.sem