968 SD dan SMP di Surabaya Gelar PTM Terbatas

Suasana PTM terbatas siswa kelas 9 SMP Negeri 1 Surabaya (SP/Reno/Metro TV

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Surabaya di Kota Surabaya sudah mulai digelar. Saat ini sebanyak 968 Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai menggelar PTM.  Jumlah ini terus bertambah menyusul hasil asesmen Tim Satgas Covid-19. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo menuturkan, pelaksanaan PTM di Kota Surabaya telah berlangsung untuk tingkat SD dan SMP.

Sedangkan pada pelaksanaannya, pihaknya juga telah meminta izin dari masing-masing wali murid, apakah siswa tersebut di izinkan mengikuti PTM.

"PTM ini bisa berlangsung apabila ada persetujuan dari wali murid. Kami juga melibatkan masyarakat, salah satunya adalah orang tua siswa, tetapi juga ada sekolah yang belum menggelar PTM karena belum mendapat persetujuan dari orang tua," kata Supomo, Senin (29/11/2021).

Dia melanjutkan, tercatat sebanyak 651 SD Negeri dan Swasta, serta 317 SMP Negeri dan Swasta telah menggelar PTM terbatas. Selanjutnya, pihaknya terus melakukan monitoring secara berkala.

"Kami juga melakukan tes swab kepada siswa dan guru secara rutin, hasilnya hingga saat ini tidak ditemukan klaster sekolah di Kota Surabaya," katanya. 

Namun, Supomo juga menerangkan, bahwa pihaknya bersama Pakar Epidemiologi dan Pakar Kesehatan Masyarakat, telah menyepakati penerapan PTM secara 100 persen di Kota Pahlawan. Hanya saja, masih ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

"Pertimbangannya, kami menunggu usai bulan Desember, yang diperkirakan ada eskalasi dari Covid-19," katanya. sb3/na