Acara Perpisahan Pergantian Jabatan Kepala Kepolisian Jawa Timur

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 30 Okt 2023 12:13 WIB

Acara Perpisahan Pergantian Jabatan Kepala Kepolisian Jawa Timur

i

Kedatangan Kapolda Jatim baru, Irjen Pol Imam Sugianto (Foto: Ariandi/Sp)

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Farewell pergantian jabatan Kepala Kepolisian Jawa Timur (Kapolda Jatim) diawali dengan prosesi upacara pedang pora di Mapolda Jatim, Jalan A Yani Surabaya, Senin (30/10/2023). Kedatangan Kapolda Jatim baru, Irjen Pol Imam Sugianto juga disambut tarian Beskalan sampai seni Reog Ponorogo.

Acara dimulai pukul 07.40 WIB, saat Irjen Imam Sugianto bersama istri tiba di lokasi acara melalui pintu dua Mapolda Jatim. Wakapolda Jatim Brigjen Akhmad Yusep Gunawan menyambut kedatangan orang nomor satu Korps Bhayangkara tersebut.

Baca Juga: 220 Balai RW Surabaya Dipakai Sinau dan Ngaji Bareng

Upacara penyambutan diawali dengan pengalungan bunga oleh polisi cilik kepada Irjen Imam Sugianto, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pedang pora dan jajar kehormatan.

Nyanyian selamat datang di Mapolda Jatim mengiringi langkah Irjen Imam Sugianto sembari bersalaman ke semua anggota jajaran. Mulai dari perwira menengah, perwira pertama hingga tamtama. Termasuk Kapolres dan Kapolresta se-Jawa Timur juga tampak dalam jajar kehormatan.

Di ujung karpet merah yang dilalui, 18 penari membentuk formasi Tarian Beskalan dipimpin maskot Garuda mengantarkan Irjen Imam Sugianto menuju ke halaman Gedung Tribrata, tempatnya berkantor. Lalu Farewell Parade berakhir dengan penampilan apik kesenian Reog Ponorogo.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Sanggar Tari Goong Prada Ragil Alvan menjelaskan, Tarian Beskalan merupakan seni tari asal Kabupaten Malang. Tarian ini biasanya dibawakan untuk menyambut kedatangan tamu kehormatan.

Baca Juga: DSDABM Kota Surabaya Akan Segera Tuntaskan 245 Titik Banjir di Surabaya

Ia bilang, Tari Beskalan tampil di Farewell Parade atas permintaan Irjen Imam Sugianto. Namun Kapolda meminta supaya penampilan dibuat semenarik mungkin.

"Cuma kita memang nggak memakai kostum yang asli Beskalan dari Malang. Karena memang permintaan dari Bapak Kapolda Jatim-nya seperti itu. Mintanya dikreasikan, dibikin semenarik mungkin," ujar Ragil, Pada Senin, (30/10/2023) Kepada Surabaya Pagi. 

Menurutnya, perbedaan antara Tari Beskalan asli dari Malang dengan tarian yang baru saja disuguhkan untuk menyambut kedatangan Kapolda Jatim baru Irjen Imam Sugianto terletak pada bentuk sanggul para penari.

Baca Juga: Taman Mini Komodo Bakal Hadir di Surabaya

"Beskalan asli dari Malang itu sanggulnya biasanya lebih bulat dan ada sasakan gitu kayak sinden," lanjut dia.

Sementara terkait keberadaan satu penari berkostum garuda, Ragil menyampaikan dalam sendra tari berperan sebagai cucuk lampah, yakni pemimpin dari kelompok penari.

Lalu mengenai Reog Ponorogo, menurut dia, lantaran Kapolda Jatim menginginkan Farewell Parade diisi berbagai ragam kesenian asli dari Jawa Timur. Salah satunya Reog Ponorogo.
"Jadi mereka (Polda Jatim) ambilnya Reog, tarian Beskalan Malang. Nanti ada lagi waktu penutupan, nanti kita tampilin tari prajurit cowok sama prajurit cewek asal Surabaya," tutupnya. sb-01/ari-ac

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU