Aisyiyah dan Muhammadiyah Sidoarjo Ajak 10 Ribu Pelajar Nobar Film Cita-Citaku Setinggi Balon

SURABAYAPAGI, Sidoarjo - Sebanyak 10 ribu siswa mulai tingkat TK hingga SMA Muhammadiyah se Sidoarjo, secara bergiliran menggelar Nobar film Cita-citaku Setinggi Balon, film kolaborasi sineas pelajar SMK Malvocs Malang dengan LSBO PP Muhammadiyah.
 
Nobar bersama pimpinan daerah Muhammadiyah dan pimpinan daerah Aisyiyah Sidoarjo yang mulai digelar,  Rabu (7/9/2022) hingga minggu depan ini, di langsungkan di auditorium KH Ahmad Dahlan Umsida Sidoarjo.
 
Zubaidah Syafii ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Sidoarjo ditemui di lokasi Nobar menyatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Pra Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah.
 
“Ada beberapa kegiatan yang kita gelar sebagai rangkaian pra muktamar Muhammdiyah dan Asiyiyah pada bulan November mendatang. Salah satunya Nobar ini,” ujar Zubaidah.
 
Menurut Zubaidah, khusus untuk Nobar ini, pesan Moral yang ingin diberikan kepada siswa yang nonton, adalah tentang perjuangan anak-anak yang bertahan di tengah Pandemi.
 
“Kita ingin memberikan pesan kepada seluruh siswa, untuk selalu khusnuzon dengan ketetapan Allah seperti Pandrmi Covid-19 ini. Sekaligus anak-anak untuk bisa berbagi dan terus bercita-cita,” ulasnya.
 
Imam Mahfudzi Wakil sekretaris PDM Sidoarjo menegaskan, pemutaran film ini kepentingannya memang untuk mendukung semarak muktamar tahun 2022.
 
“Kita diminta turut mensuport kegiatan muktmar salah satunya dengan nobar berbayar ini,” jelas Imam.
 
Imam juga menyatakan, misi sederhana dalam kegiatan Nobar ini adalah mengenalkan kepada anak-anak tentang peran Muhammadiyah dalam turut sertanya membangun bangsa.
 
Dari data yang ada, Film edukatif ini disutradarai Bimo Suryojati dan digarap bareng tim Mixpro Yogyakarta.
 
Proses produksi didukung Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PP Muhammadiyah dan PP Nasyiatul Aisiyah.
 
Film Cita-citaku Setinggi Balon (CCSB), dibintangi oleh Cahya Anindya, Raditya Evandra, dan Narendra Afandi. Durasinya 81 menit.
 
Film ini mengisahkan pandangan anak-anak tentang pandemi Covid yang telah membuat bangkrut banyak orang.
 
Ceritanya, Ruri dan Seno, dua anak yang berteman meskipun dari keluarga berbeda.
 
Ruri anak orang kaya. Seno anak penjual balon yang harus berhenti berjualan karena tempat-tempat wisata ditutup selama pandemi.
 
 Abid sahabat Seno menjadi teman setia yang memotivasi Seno supaya sabar dan pantang menyerah menghadapi Covid.Keduanya menciptakan ide unik, kreatif, dan lucu untuk mewujudkan cita-cita Seno.
 
Orang tua mereka juga memberi pemahaman tentang takdir pandemi dan memahamkan situasi agar sabar dan ikhlas. Sg