Alumni Agrobisnis yang Eksis Berbinis Kuliner Bebek

Indah Citra Halley pemilik rumah makan bebek belur. SP/ LMP

SURABAYAPAGI.com, Lampung - Indah Citra Halley yang merupakan alumni Agrobisnis Universitas Lampung sekaligus pemilik rumah makan bebek belur awalnya sudah terbiasa berjualan sejak SMP. Dari pengalamannya berjualan sejak kecil itu, akhirnya Cici memilih menjadi seorang pengusaha setelah lulus dari bangku kuliah.

Indah Citra Halley yang biasa dipanggil Cici tersebut juga mulai memikirkan logo dan nama untuk rumah makannya tersebut. Akhirnya nama Bebek Belur lah yang dipilih Cici untuk warung makannya. Nama itu ia ambil dari plesetan babak belur. Biar unik kata Cici saat ditanya alasanya.

Saat membuka usaha warung makan tersebut, Cici mengaku tidak memiliki modal. Ia terpaksa menggadaikan dan menjual emas milik ibunya. Dari hasil jual emas tersebut Cici akhirnya membuka satu rumah makan bebek belur yang terletak di Jalan ZA Pagar Alam Kedaton Bandarlampung.

Konsep sederhana dengan segmen pasar kalangan menengah membuat bebek belur laris. Awalnya rumah makan ini diperuntukan bagi kalangan menengah seperti anak sekolahan dan mahasiswa.

Untuk harga menu yang disediakan di Rumah Makan Bebek Belur ini bervarias. Dari harga Rp. 17. 000 untuk paket ayam goreng yang berisi nasi, lalapan dan sayur asem. Sampai harga Rp. 29.000 untuk paket bebek yang berisi nasi, lalapan dan sayur asem.

Berkat ketekunannya tersebut, sampai sekarang usaha Cici bersama keluarganya ini sudah memiliki 7 cabang rumah makan bebek belur. Satu di Kota Metro dan enam lainnya ada di Bandarlampung.

Ia mengaku tidak mengelola sendiri ketujuh cabang tersebut. Tapi juga di bantu dengan kedua saudaranya. Setiap harinya rumah makan bebek belur bisa menghabiskan sekitar 700 ekor lebih bebek dan ayam untuk seluruh cabang.

Dari tujuh rumah makan tersebut, Cici mengatakan sudah merekrut sebanyak 120 karyawan. Urusan karyawan Cici mengaku memilih merekrut dari kampung. Menurutnya karyawan di kampung akan lebih fokus bekerja. “Kalau dari sekitar-sekitar sini kan takutnya pulang-pulang. Makanya kita ambil langsung dari kampung,” imbuhnya. Dsy4