Antar Santri Pulang ke Kampung Halaman, PPSD Sewakan 130 Elf dan 8 Bus

Kendaraan Elf berbaris sesuai dengan tujuan daerah yang dituju untuk mengangkut para santri PPSD menuju kampung halamannya. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai rasa tanggung jawab serta upaya ikut memutus rantai penyebaran covid-19, kepulangan santri Pondok Pesantren Sunan Drajat (PPSD) Banjaranyar Paciran Kabupaten Lamongan, pada Senin (3/5/2021), ke kampung halamannya diantar menggunakan mobil elf dan bus.

Tak tanggung-tanggung pihak PPSD menyewa 130 kendaraan elf, dan 8 bus bantuan dari Pemkab Gresik bekerja sama dengan Dishub untuk mengangkut para santri yang pulang karena libur perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Kepulangan santri gelombang ketiga ini dari berbagai daerah, diantaranya Lamongan yang berasal dari  27 Kecamatan, Tuban, Bojonegoro, Gresik, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan dan Jawa Tengah itu, diawali dengan apel pagi pada pukul 08.00 Wib di lingkungan PPSD, lalu santri secara khidmat dan berurutan dipulangkan. 

Pengasuh PPSD, KH Abdul Ghofur berpesan, agar para santri ketika sudah berada di rumah tetap menjaga nilai-nilai kesantriannya. Seperti rutin beribadah, mengaji Alquran dan lainnya. "Ketika kalian sudah berada di rumah, tolong sampaikan salam kami kepada orang tua kalian semua, tetap berakhlaqul karimah, terus belajar dan jaga nama baik Pesantren," pesan KH Abdul Ghofur

Hal senada juga disampaikan Hasbullah, Kepala Humas Pondok Pesantren Sunan Drajat, ia meminta maaf kepada santri karena selama di pesantren diterapkan peraturan ketat dan tidak diperkenankan untuk keluar pondok maupun bertemu dengan orang-orang yang berada di luar pesantren. Hasbullah juga meminta para santri tetap menjaga kesehatan selama pandemi, meski sudah berada di luar pesantren.

Hasbullah menjelaskan, bahwa kegiatan pemulangan seperti ini akan terus dilakukan tiap tahunnya. Menurutnya, hal ini dilakukan demi menjaga keamanan dan ketertiban para santri.

"Pesantren Sunan Drajat akan melaksanakan pemulangan seperti ini tiap tahunnya, kami juga telah bekerjasama dengan Dishub dari beberapa kota/kabupaten di mana santri berasal, hal ini sebagai bentuk tanggung jawab dan demi keamanan serta kemudahan para santri," jelasnya.

Sekedar diketahui sebelumnya, pihak PPSD juga sudah memulangkan beberapa santri mereka menuju kampung halaman di gelombang pertama dan kedua. Yakni untuk para santri yang berasal dari daerah yang jauh maupun luar pulau, Antara lain Jabodetabek, beberapa provinsi di pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan lain-lain.

Selain mengantar dengan armada Bus, pada gelombang sebelumnya, PPSD sudah mengantarkan santri yang mudik melalui jalur penerbangan pesawat. Ada juga beberapa santri yang pulang naik kapal laut.

Selama perjalanan mudik, para santri juga diharuskan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes), antara lain mencuci tangan, menjaga jarak, dan selalu memakai masker. Begitu juga saat kembali ke pondok, para santri tetap diharuskan untuk selalu menerapkan prokes secara ketat.

Dari informasi yang diketahui, PPSD meliburkan santrinya hingga 26 Mei 2021, untuk kemudian persiapan menuju Penilaian Akhir Tahun (PAT) yang dilaksanakan pada akhir semester genap. jir