Antisipasi Banjir, Proyek Pengendali Banjir Dituntaskan Lebih Cepat

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 30 Nov 2023 15:14 WIB

Antisipasi Banjir, Proyek Pengendali Banjir Dituntaskan Lebih Cepat

i

Pembangunan infrastruktur irigasi dan pengendalian banjir rehab di bendung Tamansari, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. SP/ DWI

SURABAYAPAGI.com, Mojokoerto - Pembangunan infrastruktur irigasi dan pengendalian banjir di Kabupaten Mojokerto tuntas lebih cepat bersamaan memasuki pancaroba musim hujan.

Setidaknya, ada sepuluh proyek strategis oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Mojokerto Tahun 2023, yang meliputi enam titik pekerjaan bangunan bendung, pekerjaan saluran 400 meter, pekerjaan bangunan Sadap empat buah dan 13 pekerjaan pintu air.

Baca Juga: Kadishub Kota Mojokerto Ajak Warga Manfaatkan Program Uji KIR Gratis

"Sudah tuntas semuanya pertengahan November ini sudah selesai dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Dampaknya untuk mempertahankan dan meningkatkan layanan irigasi, mendukung ketahanan pangan dan pengendalian banjir," ucap Kepala DPUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin melalui Kabid SDA, Rois Arif Budiman.

Menurut Rois, kegiatan sepuluh pengerjaan irigasi dan pengendalian banjir meliputi peningkatan Afvour Sumberwaru, peningkatan Bendung Jabontegal dan peningkatan Bendung Sadar.

Lalu, tujuh titik rehabilitasi irigasi di Bendung Balongmasin, Daerah irigasi Wonokusumo, saluran irigasi Desa Randubango Kecamatan Mojosari, Rehabilitasi saluran irigasi Dusun Belahan, Daerah irigasi Sukoanyar, Daerah irigasi Sumberkembar dan Rehabilitasi Daerah irigasi Tamansari.

Baca Juga: Maja Barama Wastra Jadi Sentra IKM Batik Terlengkap se Indonesia

"Dampak dari pengerjaan proyek irigasi dan pengendalian banjir dengan total nilai manfaat sekitar 1.216 hektare areal persawahan," jelasnya, Kamis (30/11/2023).

Ia mengatakan pembangunan infrastruktur irigasi dan pengendalian banjir tahun ini merata di setiap wilayah yakni di Kecamatan Ngoro, Kecamatan Pungging, Kecamatan Mojoanyar, Kecamatan Kutorejo, Kecamatan Mojosari, Kecamatan Dlanggu dan Kecamatan Pacet.

Baca Juga: Ribuan Buruh Rokok SKT Ucapkan Terimakasih ke Jokowi Lewat Bayu Airlangga

Sasaran peningkatan Afvour dan rehab irigasi telah disesuaikan dengan tingkat prioritas daerah yang perlu penanganan secepatnya.

"Jadi kita punya sistem perencanaan yang dari data teknis kita untuk memprioritaskan daerah yang perlu segera untuk rehab maupun peningkatan Afvour. Dari usulan masyarakat dan bersifat darurat karena dampak bencana," pungkasnya. Dwi

Editor : Desy P.

BERITA TERBARU