Antisipasi Kenaikan Harga Cabai, Pemdes Pongangan Bagikan 27.000 Bibit Tanaman Kepada Warganya

author surabayapagi.com

- Pewarta

Rabu, 15 Nov 2023 12:15 WIB

Antisipasi Kenaikan Harga Cabai, Pemdes Pongangan Bagikan 27.000 Bibit Tanaman Kepada Warganya

i

Camat Manyar Zainul Arifin didampingi Wakapolsek Manyar Iptu Saekan dan Kades Pongangan Aang Chunaifi saat secara simbolis membagikan bibit tanaman kepada perwakilan warga. SP/Grs

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 27.000 bibit tanaman hortikultura dibagikan kepada warga Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Gresik. Ada tiga jenis bibit tanaman yang didistribusikan kepada 3.000 penghuni rumah, yakni lombok (cabai), tomat dan terung.

Secara simbolis penyerahan bibit tanaman dilakukan oleh Camat Manyar Zainul Arifin didampingi Wakapolsek Manyar Iptu Saekan dan Kepala Desa Pongangan Aang Chunaifi, bertempat di Balai RT 04 Perum PGA, Desa Pongangan, Manyar, Rabu (15/11/2023).

Baca Juga: Setelah Jadi Tersangka, Mantan Kadiskoperindag Gresik Ditahan Kejaksaan

Camat Manyar Zainul Arifin mengapresiasi kegiatan bagi-bagi bibit tanaman holtikultura oleh Pemdes Pongangan kepada warganya. "Ini adalah bagian dari program ketahanan pangan yang dianggarkan melalui dana desa. Desa Pongangan telah memulai program ketahanan pangannya dengan program kecil dan murah namun manfaatnya cukup besar," kata Zainul.

Menurut dia, hanya dengan bermodal kecil untuk membeli bibit tanaman namun hasilnya akan terasa besar manfaatnya saat panen nanti. "Selain besar manfaatnya bagi warga, program inovasi ini juga akan menjadi percontohan di desa-desa lain," ucapnya.

Camat Zainul mencontohkan, sesuai data yang dilaporkan ke pemkab setempat menunjukkan bahwa harga cabai (lombok) di wilayah Kecamatan Manyar pada tiga bulan terakhir mengalami kenaikan yang signifikan.

Baca Juga: Tak Peduli Aturan, Anggota BPD Ikut Garap Proyek Ipal Komunal Desa Dalegan Senilai Rp 500 Juta

"Harga cabai pada Oktober lalu sudah turun sampai Rp50 ribu per kilogram. Namun pada Agustus dan September harganya mencapai Rp70 ribu per kilonya. Bahkan pada bulan sebelumnya menyentuh angka Rp 90 ribu per kilonya. Saya mesti tahu harga-harga  di pasar karena harus saya laporkan ke pemkab," jelas Zainul.

Sementara pada kesempatan yang sama Kades Pongangan Aang Chunaifi melaporkan bahwa program ketahanan pangan berupa pembagian bibit tanaman jenis sayuran ini merupakan kegiatan kali pertama di desanya. Program ini dipilih untuk mengantisipasi kenaikan harga, terutama harga cabai atau lombok di pasar.

"Total bibit yang kami bagikan kepada warga di 46 RT berjumlah 27 ribu. Masing-masing 9000 bibit lombok, tomat dan terung. Semua rumah mendapatkan masing-masing tiga macam bibit tanaman," ujarnya. 

Baca Juga: 1 Dusun di Gresik Terisolir Karena Banjir

Kades Aang Chunaifi berharap tiga bulan ke depan warganya dapat memanen hasil yang ditanamnya dengan baik. Untuk memotivasi warga terutama ibu-ibu agar merawat tanamannya dengan baik, pihak pemdes menggelar sayembara berhadiah bagi warga dengan hasil panen terbaik. 

"Selama tiga bulan kami akan terus memantau program penanaman bibit ini, bagi warga yang berhasil memanen dengan baik akan kami apresiasi dengan cara memberi hadiah," tutup Kades Aang. grs

Editor : Desy Ayu

BERITA TERBARU