Antisipasi Kerumunan, Petugas Gabungan Berisaga di Pasar Takjil Blitar

Pasar takjil Ramadhan di Blitar.

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Meski dibatasi hanya 60 pedagang saja, pasar takjil di Blitar yang digelar pada Kamis (15/4) kemarin cukup mengundang antusiasme warga dalam berburu takjil.

Untuk mengantisipasi kerumunan yang dapat meningkatkan penyebaran covid-19 di Blitar, sejumlah personel Satpol PP Blitar bersiaga di lokasi. Tak hanya Satpol PP, satgas covid-19, TNI dan Polri juga ikut berjaga di pasar takjil itu.

"Kami dari Satpol PP bertugas menjaga keamanan, ketertiban, dan memastikan penerapan protokol kesehatan dijalankan. Tentunya tugas-tugas ini kami laksanakan bersama dengan Satgas Covid-19, TNI dan Polri. Kami memastikan jangan sampai ada yang berkerumun untuk meminimalisir penularan, baik dari penjual dan maupun pembeli. Kita awasi ketertibannya," ujar Plt Kasatpol PP Kota Blitar Hadi Maskun, Jumat (16/4/2021).

Terkait masalah teknis dan kewenangan pasar takjil berada di Disperdagin Kota Blitar.

“Kebijakan menyangkut maslaah pasr takjil secara teknis dijalankan di Disperdagin. Termauk jam buka dan jumlah pedagang yang berjualan,” imbuhnya.

Dibukanya kembali pasar takjil ini disambut antusias para pedagang. Tina Marianti (36) salah satunya. Dia senang Pemkot Blitar menggelar kembali Pasar Takjil pada Ramadan 2021.

"Alhamdulillah kami bisa jualan lagi, labanya bisa untuk persiapan lebaran," ujar wanita warga Kelurahan/Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar ini.

Hal senada disampaikan pemburu kuliner takjil Fima Rozaktana. Dia mengaku senang bisa kembali berburu kuliner di pasar takjil Jalan Ahmad Yani. Baginya, berburu takjil sambil ngabuburit sudah menjadi tradisi yang selalu dilakukan setiap bulan Ramadan.

"Makanan dan minuman di sini lengkap, jadi tidak harus berpindah-pindah tempat untuk berburu kuliner," ucap wanita asal Kabupaten Blitar tersebut.