Apresiasi Warga Taat Pajak, Pemkot Mojokerto Berikan Hadiah Umroh

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Seiring 4 tahun Wali Kota Ika Puspitasari memimpin Kota Mojokerto, Gebyar Hadiah PBB-P2 kembali digelar dengan meriah di Hall Lantai 4 Mall Pelayanan Publik Gajah Mada pada Kamis (1/12).

Tahun ini Pemerintah Kota Mojokerto kembali mengundi hadiah umroh untuk 3 orang pemenang dari masing-masing kecamatan. Dan dimenangkan oleh Nur Janah dari Kecamatan Prajurit Kulon, Muhammad Syafi'I dari Kecamatan Kranggan dan Aminin dari Kecamatan Magersari.

Sedangkan 1 hadiah umroh dari membayar pajak dengan sampah diberikan kepada Harum Ainul K Muklish dari Kelurahan Surodinawan serta 1 unit sepeda motor yang diberikan kepada Rudyanto dari Kelurahan Purwotengah.

Pada Gebyar Hadiah Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Pemerintah Kota Mojokerto juga memberikan penghargaan kepada wajib pajak daerah terbaik diantaranya kepada Ayola Sunrise Hotel sebagai wajib pajak hotel terbaik, PT. Graha Layar Prima, Tbk (CGV) wajib pajak hiburan terbaik.

Untuk wajib pajak restoran terbaik diberikan kepada Yoshinoya, wajib pajak parkir terbaik diberikan kepada PT. Securindo Packatama Indonesia serta PPAT dengan Pelaporan Terbaik diberikan kepada R.R. Endang Wahyuningsih, SH, M.Kn.

Selain hadiah untuk para wajib pajak, Pemerintah Kota Mojokerto juga memberikan apresiasi kepada kelurahan dengan pencapaian target PBB terbaik.

Untuk kelurahan kecil target PBB terbaik diraih oleh Kelurahan Gedongan. Untuk kategori kelurahan sedang diraih oleh Kelurahan Magersari dan untuk kategori kelurahan besar diraih oleh Kelurahan Kedundung.

Dalam sambutannya, Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menyampaikan berbagai capaian yang berhasil diraih selama 4 tahun ia mengabdi di Kota Mojokerto sejatinya merupakan hasil kolaborasi dan sinergi semua pihak di Kota Mojokerto.

“Keberadaan seluruh masyarakat di Kota Mojokerto, seluruh stakeholder yang ada, seluruh pelaku usaha yang menjalankan kegiatan usaha di kota ini, dan kehadiran pemerintah semuanya memiliki peran yang sama dan semuanya sangat strategis untuk membangun kota ini. Ini adalah capaian kita bersama, pemerintah tidak akan mampu menghasilkan seluruh output atau capaian hari ini, tapi ini ada kontribusi besar dari seluruh unsur masyarakat se-Kota Mojokerto,” tutur Ning Ita.

Pada kesempatan ini Ning Ita juga menyampaikan bahwa berbagai inovasi yang sudah dilahirkan baik oleh jajaran Pemerintah Kota Mojokerto maupun unsur masyarakat adalah untuk memberikan peluang yang lebih mudah bagi masyarakat untuk lebih taat di dalam membayar pajak.

Sebagaimana dalam inovasi BAJAK SAMBEL TERASI (Bayar Pajak Pakai Sampah Langsung Terintegrasi) yang bisa dimanfaatkan oleh warga Kota Mojokerto untuk membayar pajak tanpa terkendala waktu dan tempat.

“Ini semua adalah kemudahan karena kami ingin wajib pajak Kota Mojokerto memiliki keleluasaan dalam melaksanakan kewajibannya membayar pajak tanpa harus meninggalkan kewajiban lain yang mungkin lebih prioritas,” jelasnya.Sebagai informasi hingga November 2022 realisasi penerimaan pajak daerah adalah sebesar 59, 979 miliar atau 107, 31% dari target pajak yang telah ditetapkan. Dwi