Arus Balik, Volume Kendaraan Menuju Surabaya Meningkat 121 Persen

Sejumlah penumpang menunggu kedatangan kereta  di Stasiun Gubeng, Kota Surabaya. SP/Amin

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -Jasa Marga Transjawa Tollroad Regional Division (JTTRD) mencatat volume kendaraan yang melewati jalur tol wilayah Jawa Timur menuju arah Surabaya selama masa arus balik sejak H2 hingga hingga H+3 Lebaran mengalami peningkatan hingga 121 persen.

Marketing and Communication Department Head JTTRD, Tody Satria mengatakan selama masa arus balik Lebaran tersebut pihaknya mencatat ada sebanyak 318.112 kendaraan yang menuju ke Surabaya melalui Gerbang Tol (GT) Warugunung dan GT Kejapanan Utama. “Jumlah tersebut naik 121 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 143.940 kendaraan,” ujarnya, Minggu (8/5/2022).

Dia memerinci, volume kendaraan yang melintas dengan tujuan arah ke Surabaya melalui GT Warungunung mencapai 146.948 kendaraan atau naik 128,7 persen dari lalu lintas normal sebesar 64.244 kendaraan.

“Sedangkan kendaraan yang menuju ke Surabaya melalui GT Kejapanan Utama mencapai 171.164 kendaraan atau naik 114,8 persen dari lalu lintas normal sebesar 79.696 kendaraan,” jelasnya.

Sementara, untuk kendaraan yang meninggalkan Surabaya melalui GT Warugunung pada periode tersebut tercatat mencapai 122.485 kendaraan atau naik 88,4 persen dari lalu lintas normal sebesar 65.021 kendaraan.

Selanjutnya, arus kendaraan yang meninggalkan Surabaya melalui GT Kejapanan Utam tercatat sebesar 166.106 kendaraan atau naik 117,1 persen dari lalu lintas normal sebesar 76.503 kendaraan.

Tody menambahkan untuk arus kendaraan melalui GT Singosari Malang pada periode tersebut tercatat mencapai 77.390 kendaraan menuju Malang atau naik 85,7 persen dari lalu lintas normal sebesar 41.677 kendaraan.  “Sedangkan jumlah kendaraan yang meninggalkan Malang tercatat sebesar 77.697 kendaraan atau naik 115,7 persen dari lalu lintas normal sebesar 36.019 kendaraan,” imbuhnya.

Dari pantauan wartawan Sabtu malam, arus lalu lintas di jalan tol dari Jakarta arah ke Surabaya tampak padat kendaraan, tetapi arus kendaraan yang melintas cukup lancar. Kepadatan terlihat di beberapa jalur sekitar pintu masuk rest area lantaran banyak kendaraan yang ingin beristirahat, serta beberapa kendaraan juga tampak berhenti di pinggir jalan tol karena ada kendala saat menuju GT Warugunung.

 

Stasiun Gubeng

Sementara itu,  PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Surabaya menyatakan, jumlah penumpang kereta yang turun di stasiun wilayah kerjanya naik sekitar 2.000 orang pada H +4 Lebaran 2022. Hal itu seiring selesainya libur Lebaran dan kembalinya aktivitas masyarakat.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, pada Sabtu (7/5/2022) atau H +4 Lebaran 2022, jumlah total penumpang kereta yang turun di tiga stasiun besar Surabaya masing-masing, Gubeng, Pasar Turi, dan Malang mencapai 22.138 penumpang. "Angka itu naik sekitar 2.000 orang dibanding Jumat (6/5) dengan total jumlah penumpang kereta yang turun mencapai 20.391 penumpang," kata Luqman di Kota Surabaya, Minggu (8/5/2022).

Untuk masing-masing stasiun, yakni Stasiun Gubeng tercatat sebanyak 8.210 penumpang turun pada Sabtu, naik dibanding Jumat yang mencapai 7.496 penumpang. Sedangkan Stasiun Pasar Turi, penumpang turun mencapai 6.705 orang, naik dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 5.916 penumpang. Adapun di Stasiun Malang total 2.921 penumpang turun, jumlah itu naik dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 2.606 penumpang.

PT KAI menetapkan masa angkutan Lebaran 2022 berlangsung pada H-10 sampai dengan H+10 Lebaran, atau tanggal 22 April sampai 13 Mei 2022. Untuk puncak arus balik secara nasional, PT KAI memprediksi terjadi pada tanggal 6 Mei sampai dengan 9 Mei 2022, dengan total pelanggan sebanyak 604.244 orang.

 

Naik Pesawat

Puncak arus balik penumpang juga terjadi di sektor  jasa angkutan udara.

Di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo Jawa Timur, pada Sabtu atau H+4 Lebaran diprediksi mencapai 39 ribu orang penumpang.

General Manager Bandara Internasional Juanda , Sisyani Jaffar,  Sabtu , menyebut peningkatan jumlah penumpang ini, puncaknya  terjadi pada Sabtu (7/5). Di mana sejumlah 39 ribu penumpang bakal berada di Juanda.

"Jumlah penumpang di Bandara Juanda mulai menunjukkan peningkatan pada Kamis (5/5). Tercatat sejumlah 32.942 penumpang di hari tersebut, atau meningkat 18 persen dibanding rata-rata penumpang tiga hari sebelumnya yakni sejumlah 27.800 penumpang per harinya," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia mengatakan, indikator arus balik mulai terjadi adalah peningkatan jumlah penumpang keberangkatan domestik selama beberapa hari terakhir.

"Dari data yang ada sebanyak 10.500 penumpang di Hari Selasa (3/5), lalu pada Rabu (4/5) sebanyak 11.200, di hari berikutnya sejumlah 14.700, dan terakhir kemarin Jumat (6/5) mencapai 19.172 penumpang. Sementara untuk jumlah penumpang kedatangan stabil di angka 16 ribu penumpang per harinya," kata Sisyani.

Menyikapi potensi peningkatan jumlah penumpang, terutama di area keberangkatan, pihaknya mengantisipasi dengan memberlakukan pengaturan bagi calon penumpang agar tidak terjadi kepadatan di area check in dan ruang tunggu.

"Demi kenyamanan pengguna jasa, pada jam-jam sibuk kami memberlakukan pengaturan yakni penumpang yang dapat masuk ke area check in adalah yang waktu keberangkatannya maksimal 2 jam. Sehingga bagi penumpang yang sudah tiba di bandara namun waktu keberangkatannya masih lebih dari 2 jam, kami harap dapat menunggu di area lobby keberangkatan," katanya.

Selain itu, dirinya juga telah melakukan koordinasi dengan pihak maskapai agar dapat memastikan kesiapan SDM yang melayani di area check in sekaligus agar memaksimalkan ketersediaan konter check in yang ada. Tambahan petugas bandara pun disiagakan untuk melayani kebutuhan pengguna jasa.

Hingga hari ke-12 pelaksanaan Posko Angkutan Udara Lebaran 2022, Bandara Juanda telah melayani 387.527 penumpang dengan rata-rata 32.294 penumpang per hari. Penumpang kedatangan domestik masih mendominasi sebesar 56 persen dari keseluruhan trafik selama posko atau sejumlah 216.852 penumpang.

"Sementara pergerakan pesawat selama periode posko adalah sejumlah 2.903 pergerakan dengan rata-rata 242 pergerakan per hari," katanya.

 

Mudik lewat Laut

PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) telah mengangkut sebanyak 325.713 penumpang hingga H+5 Lebaran 2022. "Jumlah tersebut terdiri atas 219.974 penumpang yang berangkat pada periode arus mudik dan 105.739 penumpang pada periode arus balik," kata Direktur Usaha Angkutan Penumpang PT Pelni Yahya Kuncoro dalam siaran pers, Minggu (8/5/2022).

Dia menambahkan puncak arus mudik tahun ini terjadi pada H-4 Lebaran yaitu 28 April 2022, dengan mengangkut sebanyak 20.314 penumpang.

Angka ini naik 47 persen dibandingkan hari pertama periode peak season pada H-15 atau 17 April 2022, yang mengangkut sebanyak 13.813 penumpang.

Data Pelni menunjukkan pelabuhan penumpang terpadat pada arus mudik, yaitu Balikpapan (18.295 pax), Makassar (15.620 pax), Pulau Batam (12.082 pax), Ambon (9.271 pax), Kumai (9.211 pax), Tg. Priok (6.029 pax), Sorong (5.780 pax), Surabaya (5.714 pax), Kupang (5.456 pax), Tarakan (5.409 pax), Baubau (4.604 pax), Jayapura (4.544 pax), Nunukan (4.182 pax), Sampit (4.088 pax), Manokwari (3.760 pax).

Adapun, untuk ruas terpadat pada arus balik terjadi pada perjalanan meliputi Pulau Batam - Belawan, Balikpapan - Surabaya, Kumai - Semarang, Makassar - Surabaya, Makassar - Baubau, Sampit - Semarang, Balikpapan - Parepare, Kumai - Surabaya, Makassar - Bima. Dia memprediksi puncak arus balik terjadi pada H+7 atau 9 Mei 2022 yaitu sebanyak 17.466 penumpang.

Adapun, untuk prediksi kenaikan angkutan lebaran 2022 sebesar 133 persen dari realisasi pada 2021 pada periode yang sama, dengan kapasitas terpasang tetap sebanyak 49.267 seat untuk kapal penumpang dan kapal perintis. ana, min,ham