Atlet Karateka Potensial Andalan Papua

Erfit Naninti. SP/ PON Papua

SURABAYAPAGI.com, Papua - Erfit Naninti merupakan salah satu atlet karateka potensial yang dimiliki tim karate Papua saat ini. Pekan Olahraga Nasional (PON) XX akan menjadi penampilan keduanya bersama tim Papua. Ia pun memulai kiprahnya sebagai seorang karateka di tim Papua sejak tahun 2014.

“Saya ikut karate sejak kelas 1 SMP, pertama kali saya ikut di Dojo Uncen tahun 2007. Saya pertama kali bergabung di tim Papua dari 2014, dan pertama kali ikut kejuaraan Kasat di Makassar, di kelas 68 kg putri,” ungkapnya, Rabu (28/7/2021).

Erfit kemudian terpilih menjadi salah satu karateka Papua yang dikirim untuk mengikuti Pra PON XIX tahun 2015. Ia berhasil lolos ke hajatan olahraga akbar Indonesia itu di Jawa Barat, tahun 2016 silam.

Ketika berlaga di debut PON XIX Jawa Barat, Erfit merupakan satu dari dua karateka Papua  yang berhasil mempersembahkan medali, selain almarhumah Yolanda Asmuruf. Meski hanya medali perunggu, namun usia Erfit saat itu baru menginjak 21 tahun.

Prestasi yang ia dapatkan juga cukup ciamik menuju PON XX. Di turnamen Walikota International Open Championship tahun 2019 di Surabaya ia mendapatkan medali emas di kelas kumite 61 kg. Lalu di Kejuaraan Nasional Akmil Open Championship 2020 Piala bergilir Gubernur di Magelang, ia juga sukses menyabet juara 1. Ketika itu, FORKI Papua juga  berhasil menjadi juara umum

“Selama pemusatan latihan (TC) kita ikut dua turnamen, dan saya dapat medali emas di Surabaya International Open Championship 2019 dan di Kejurnas Akmil Open 2020,” ujarnya.

Selain itu, pelatih kepala Karate Papua, Sensei Zakarias M. Sogorom, mengaku performa anak asuhnya sudah sangat signifikan. Namun dirinya pun tak mau muluk-muluk, hanya menargetkan 3 medali emas pada PON XX.

“Target kita 3 medali emas, baik beregu kata maupun kumite. Semuanya kita targetkan secara umum, tidak bebankan secara perorangan. Kita harap bisa melebihi target,” beber Zakarias.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov FORKI Papua, Christina L. Mano, mengatakan pihaknya optimis bisa mempersembahkan medali emas bagi kontingen Papua.

“Sebagai tuan rumah kita punya ambisi yang kuat untuk merebut medali. Kalau bisa lebih dari dua, kenapa tidak,” tandasnya. Dsy17