Auditor BPKP Jatim, Dimarahi Hakim Tipikor

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 20 Nov 2023 20:40 WIB

Auditor BPKP Jatim, Dimarahi Hakim Tipikor

i

Raditya M. Khadaffi

Jurnalisme Investigasi Ungkap Audit Investigasi Perjanjian Kerjasama Usaha Grafika di Trenggalek Tahun 2008 oleh Auditor BPKP Jatim (2)

 

 

 

Dr. Lufsiana Abdullah, SH, MH., hakim anggota ad Hoc PN Tipikor Surabaya, sampai marahi auditor BPKB Jatim Sdri. Melly Indra Putri, SE, M.Ak., CfrA. Ini karena Melly, membuat pernyataan mengejutkan. Apa?

Melly, berpendapat nilai mesin nol. Tim lawyer ayah saya mengejar cara menghitung nilai mesin nol, sebab salah satu anggota tim lawyer, tahun 2019, terperangah.

"Yang mulia saksi ini mohon diperingatkan agar memberi keterangan yang benar!" kata advokat Dr. Zamroni SH.

"Saksi, kalau memberi keterangan yang benar dan masuk akal. Ingat saudara ini sebagai ahli?" tegur Dr. Lufsiana Abdullah, SH, MH.

Saksi yang bertubuh gemuk dan pendek, diam menunduk.

"Saudari ingat meski saudari pernah audit disana, kami bisa mengajukan auditor lain sebagai second opinion!" ingat Drs. Suharjono, SH., Koordinator tim lawyer ayah saya .

"Sudah, gak perlu diperpanjang. Majelis bisa mengambil penilaian sendiri. Bila perlu kita tinjau ke Trenggalek.

"Bagaimana tanggapan terdakwa atas keterangan ahli sdri. Melly?" tanya Ketua Majelis Hakim I Wayan Sosiawan SH, MH.

"Kalau pemilik mesin mau menjual, saya berani beli semuanya Rp 3 miliar" jelas ayah saya.

Advokat senior ini pernah meninjau lokasi kantor PT Bangkit Grafika Sejahtera (PT BGS) sambil mengajak pengusaha percetakan.

Dengan kondisi mesin cetak rekondisi pada bulan, Juli-Agustus 2019, ia berani beli keseluruhan Rp 2 miliar. Kantor PT BGS berada di jalan utama Tulung Agung Trenggalek.

Usai sidang, ayah saya dekati auditor BPKB Jatim Sdri. Melly Indra Putri, SE, M.Ak., CfrA, untuk klarifikasi harga dan kepemilikan bermacam unit mesin cetak web, offset rekondisi yang pernah saya beli tahun 2008.

Tapi Jaksa Feza Reza SH MH, mencegah ayah saya temui saksi. Akhirnya kejar kejaran ke arah kantin PN Tipikor Juanda, urung.

Saya menggelendeng ayah saya ke kursi pengunjung untuk minum.

 

***

 

Saat ayah saya duduk, tiga anggota tim lawyer menemani ayah saya. Termasuk saya.

Ayah saya bilang sidang kasusnya kayak drama.

Sutradaranya membuat skenario yang salah kaprah.

Siang itu, ayah saya tak mau membuka sosok sutradaranya, sebab saat itu belum menugaskan saya membentuk tim investogasi reporting.

Ayah saya bilang drama adalah seni pertunjukan yang memerlukan kolaborasi antara penulis naskah, sutradara, aktor, dan penonton.

Kolaborasi ini sejak penyidikan dibaca ayah saya. Berhubung saat itu ayah saya pesakitan, ia baru tahap mencatat lakon atau cerita yang melibatkan tokoh-tokoh dengan karakterisasinya. Termasuk konflik-konflik yang diciptakan penulis naskah.

Contoh auditor BPKP Jatim Melly Indra Putri, yang bergelar SE, M.Ak., CfrA. Sarjana Ekonomi (S.E.) bidang Ilmu Ekonomi. Juga menyandang title M.Ak, Magister Akuntansi. Dibelakangnya ada gelar

CfrA atau Certified Forensic Auditor. Gelar CFrA diperoleh dari Asosiasi Auditor Forensik Indonesia.

Audit forensik merupakan keahlian audit yang diperlukan untuk membuktikan dan mengungkapkan eksistensi kasus sampai dengan penyelesaiannya termasuk penelusuran dan pemulihan terhadap aset atau jumlah kerugian yang diakibatkan oleh kecurangan tersebut.

Tapi kenapa ia dalam melakukan Audit forensik, tidak bisa menemukan investor usaha grafika PT Bangkit Grafika Sejahtera. Padahal selain ada gelar Magister Akuntansi, juga gelar

CfrA atau Certified Forensic Auditor.

Dalam melakukan Audit forensik, baik di PDAU Trenggalek, Pemkab Trenggalek maupun PT PT Bangkit Grafika Sejahtera. Sdri Melly Indra Putri, yang bergelar SE, M.Ak., CfrA., bila menjalan Audit forensik mandiri dan profesional, mesti tahu siapa pemodalnya (atau modal mayoritas)? Itu namanya investornya. Ayah saya istilah Megawati, petugas investor?

Logika hukumnya, kesaksian auditor BPKP Jatim Melly Indra Putri, yang bergelar SE, M.Ak., CfrA.itu ditujukan ke eks Plt Dirut PDAU Sdr. Gathot Purwanto dan eks Bupati Trenggalek Drs. H. Soeharto. Keduanya penggelontor dana. Ada apa kok Sdri Melly Indra Putri, "dibenturkan" ke ayah saya.

Ini sebuah drama yang antara sutradara dan penulis lakon, tidak sinkron. Kolaborasinya tak klop, sehingga memunculkan konflik konfik, termasuk menghadapi perlawanan dari ayah saya.

Makanya siang itu, usai sidang guyonan tim lawyer, saksi yang diajukan jaksa sebagai andalannya, dimarahi hakim.

Sebagai ahli keuangan dengan dua gelar magister, Sdri. Melly Indra Putri, pasti tahu investor PT Bangkit Grafika Sejahtera, adalah Plt Dirut PDAU Trenggalek Gathot Purwanto.

Dalam ilmu akuntasi, investor adalah setiap orang atau entitas lain yang memberikan modal dengan harapan menerima pengembalian keuangan.

Dalam operasionalnya, seorang investasi bergelut dengan risiko investasi. Mengingat investor memiliki potensi kerugian yang dapat dialami atas aktivitas investasinya. Risiko ini umumnya terbagi menjadi dua jenis, yaitu risiko sistematis (systematic risk) dan risiko tidak sistematis (unsystematic risk).

Maklum tugas Investor melakukan investasi terhadap suatu usaha secara teratur atau berkala. Piye, piye seorang auditor yang melakukan audit forensik tidak bisa menemukan investor PT Bangkit Grafika Sejahtera. Sekolah lagi atau minta didiklatkan kembali. Jangan merusak reputasi BPKP. (bersambung/[email protected])

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU