Balita Tewas Tercebur Sumur saat Bermain

Petugas saat tunjukan lokasi sumur. SP/Hadi Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kejadian bocah berusia 1 tahun tercebur sumur mengagetkan warga Dusun Bendelonje Desa Kendalrejo Kab Blitar, Minggu (5/9) sore sekitar pukul 16.00. Saat korban bermain di belakang rumahnya, setelah dilakukan pertolongan warga sekitar dengan dievakuasi dari dalam sumur, korban  yang bernama Aditya Kusana Rezeki Hamizan kelahiran 20 Juni 2020 ini sudah meninggal dunia.

Kejadian ini dibenarkan Kasi Humas Polres Blitar Iptu Udiyono. Menurut Iptu Udiyono, setelah Polsek Talun menerima laporan dari masyarakat bersama perangkat desa Kendalrejo, langsung mendatangi TKP yang dipimpin Kapolsek Talun AKP Imam Subechi SH bersama Team Identifikasi Reskrim Polres Blitar dan Bidan Desa Kendalrejo.

"Untuk kejadiannya, korban sewaktu bermain dengan saudara perempuannya yang berusia 8 tahun, tanpa sepengetahuannya, korban bermain dekat sumur dan terjadilah musibah tersebut,"kata Iptu Udiyono lewat WA nya.

Walau pihak keluarga tidak mengizinkan korban untuk dilakukan Otopsi, pihak Polsek Talun telah meminta keterangan saksi saksi baik yang melakukan pertolongan pertama (evakuasi) korban dari dalam sumur termasuk meminta keterangan Naura (P) 8 tahun saudara kandung korban sewaktu bermain bersama korban. 

Peristiwa itu terjadi seperti laporan yang diterima  polisi, hari Minggu 5 September 2021, sekitar pukul 15.30 Wib, telah terjadi anak (korban Aditya)  meninggal jatuh tercebur ke dalam sumur yang terletak di belakang rumahnya. Kejadian itu terjadi saat korban sewaktu bermain bersama Naura (8) saudara kandungnya, sementara  ibunya memasak di dapur. 

Menurut keterangan Naura  yang masih duduk di kelas dua SD ini menceritakan bahwa korban bermain di dekat sumur lalu mendekati sumur yang cubunganya (berpagar tembok) sekitar tinggi 45 cm tanpa ada penutupnya, ketika korban melihat sumur dan tercebur kedalam sumur tersebut. 

"Melihat kejadian itu kakak korban berteriak ke ayahnya bahwa korban tercebur kedalam sumur, spontan Ayah korban minta tolong tetangganya, tanpa menunggu lama Pak Kamari dan Pak Basun lakukan pertolongan, dengan cara masuk ke dalam sumur menggunakan tangga dan tali untuk mengangkat korban," tambah Iptu Udiyono atas ijin Kapolres Blitar AKBP Aditya Panji Anom S.IK.

Sesampainya di atas (evakuasi) korban telah meninggal dunia yang masih kenakan kaos kuning dan pampers putih. 

Dari hasil pemeriksaan dari Team Identifikasi yang disaksikan Kapolsek Talun dan warga serta kepala Desa Kendalrejo bersama pihak keluarga korban  tidak ditemukan bekas-bekas kekerasan atau penganiayaan, dan korban meninggal benar-benar karena jatuh tercebur kedalam sumur sewaktu bermain di dekat sumur. Selanjutnya pihak keluarga memohon kepada polisi untuk tidak dilakukan otopsi. 

"Dengan surat pernyataan dari pihak keluarga yang diketahui/saksikan Kepala Desa Kendalrejo, korban diserahkan ke orang tuanya, selanjutnya untuk dimakamkan,"pungkas Iptu Udiyono. Les