Bangkitkan Jiwa Seniman, Sulap Gudang Jadi Pameran Seni

Beberapa lukisan dalam pameran seni multidisiplin Layar Berkembang, Kemudi Diputar. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebanyak puluhan lukisan dengan model unik dan kreatif memenuhi ruang bekas gudang yang berada di Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru. Gudang tersebut disulap menjadi ruang pameran lukis yang begitu kreatif. Beberapa lukisan juga menginterpretasikan isu-isu yang kini berkembang. Seperti isu perempuan, lingkungan, dan sebagainya. Karena pandemi Covid-19, pameran tersebut diselenggarakan secara terbatas.

Dalam pameran ini menampilkan 25 lukisan yang merupakan karya seniman dari Tulungagung dan luar kota. Dengan harapan, bisa merespons Tulungagung menjadi sebuah ruang spasial dan sosial melalui seni dengan tema “Sadar atau Conscious”

Para seniman Tulungagung yang tergabung dalam Kolektif Gulung Tukar tersebut, kali ini mereka menampilkan pameran seni Multidisiplin Layar Berkembang, Kemudi Diputar. Tujuannya memperkuat ekosistem dan membangkitkan kembali seniman di Tulungagung yang terdampak Covid-19.

Salah satu guide pameran seni multidisiplin layar kembang, kemudi diputar, Diah Rizki mengatakan, bahwa saat ini banyaknya seniman yang terdampak akibat pandemi Covid-19 membuat semua hal serba terbatas. Oleh karena itu, pihaknya tergerak untuk membangkitkan seniman Tulungagung dari pandemi Covid-19 pada 2021. “Kami berupaya melalui pameran ini bisa membangkitkan kembali seniman, khususnya di Tulungagung,” ungkap Diah Rizki.

Diah Rizki juga menjelaskan, tidak hanya sekedar menampilkan karya lukisan semata, karya lukis tersebut juga mengangkat berbagai isu yang terjadi di masyarakat. “Ini juga mengangkat isu perempuan, lingkungan, budaya, serta sosial yang direspons melalui sebuah karya lukisan,” jelas perempuan yang tergabung dalam Kolektif Gulung Tukar itu.

Dengan adanya hal semacam ini, juga menjadi ruang edukasi bagi masyarakat. Sebab, masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa seni itu hanya bisa diakes oleh segelintir orang saja.

Oleh karenanya, pihaknya membuat kegiatan guna membuka ruang bagi masyarakat untuk menambah wawasan tentang adanya budaya dan kesinan di eks-Karesidenan Kediri, khususnya Tulungagung. “Acara ini kami gelar hingga 11 April 2021 mendatang,” pungkasnya. Dsy3