BBM Premium Dihapus, Ganti Pertalite Khusus Rp 6.450/liter

Pertamina. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta  - Pertemuan antara Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama yang akrab disapa Ahok dengan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming itu diketahui membahas di antaranya terkait konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium.

Ahok berkeinginan sejak lama ingin menghapus BBM jenis premium. Bahkan, saat menjadi gubernur DKI Jakarta, Ahok menyebut premium sudah ditiadakan. Ahok pun menceritakan pernah menghapus premium di Jakarta ketika menjabat gubernur. Sebab, kualitas BBM jenis itu ditegaskan kurang baik.

"Dulu di DKI sudah saya hapus, tetapi memang di beberapa daerah masih membutuhkan. Makanya kita lagi bikin program langit biru untuk mengajak masyarakat, mendidik supaya meninggalkan premium karena secara kualitas kan kurang baik," kata Ahok, Kamis (8/4/2021).

Terkait penghapusan atau peralihan premium ke pertalite menurut Ahok, Pertamina saat ini terus melakukan sosialisasi. Karena selain kualitasnya yang lebih baik, banyak kendaraan saat ini dirancang bukan untuk premium saat ini.

"Tetapi secara kebutuhan ekonomi memang rakyat masih membutuhkan premium, makanya ini bertahap. 

Sementara itu, Ahok menyebut keputusan ada di tangan Menteri ESDM Arifin Tasrif. "Saya enggak tahu, itu menteri. Kalau kami cuma menjalankan saja," jawabnya.

Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium rencananya akan diganti dengan Pertalite Khusus. Namun demikian, untuk saat ini, Premium masih bisa didapat di SPBU-SPBU tertentu karena penjualannya belum dihapus.

Dilain sisi, menurut Sales Manajer Pertamina Banda Aceh, Soni Indro Prabowo, sampai hari ini untuk wilayah Aceh belum ada perintah penghapusan program penjualan Premium.

"Penyaluran BBM jenis premium ke Kota Banda Aceh dan Aceh Besar serta daerah lainnya, masih berjalan normal sesuai jadwal dan kuota masing-masing SPBU," tegas Soni, Kamis (8/4/2021).

Hanya saja, Soni menyebutkan, ke depan BBM bersubsidi jenis Premium itu akan diganti dengan jenis BBM baru. Ia mengungkapkan, kalau pun ada program penghapusan BBM jenis Premium diganti dengan BBM jenis Pertalite khusus.

Maka di Aceh baru akan dilakukan pada Juli atau Agustus 2021 mendatang. "Harga Pertalite khusus itu nantinya juga sama dengan harga jual Premium Rp 6.450/liter," papar Soni.

"Kalau pun ada, program penghapusan penjualan Premium baru direncanakan untuk wilayah Aceh pada bulan Juli atau Agustus 2021 mendatang. Untuk sekarang ini belum ada," tukasnya. Dsy6