Berbisnis Aneka Sayuran Hidroponik Beromzet Jutaan

Imam Zarkasi saat merawat tanaman hidroponik budidayanya. SP/ KDR

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Berimbas pada wabah Covid-19 membuat kesadaran akan permintaan sayuran hidroponik di Kota Kediri ikut meningkat. Salah satu petani sayuran hidroponik tersebut adalah Imam Zarkasi yang dalam sebulan mampu meraih omzet berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 6 juta.

Imam mengaku mulai menekuni usaha sayuran hidroponik sejak awal pandemi Covid-19. Saat itu, usaha bahan bangunan yang dikelolanya sepi. Ia pun terpaksa mengalihkan usahanya.

Ia nekat membangun pertanian sistem hidroponik di atas lahan seluas 10x15 meter. Segala proses budidaya sayuran hidproponik berlangsung, mulai dari penyemaian bibit hingga pertumbuhan tanaman. Sementara itu, sayuran yang dia tanam antara lain sawi pakcoy, bayam merah, kangkung, selada, dan beragam sayuran lain.

Menurut Imam, mendirikan usaha budidaya sayuran hidroponik membutuhkan perhatian khusus. Pasalnya, budi daya ini termasuk hal baru bagi Imam sehingga dirinya harus belajar ekstra keras. Terbukti, praktik yang dibersamai dengan menggali pengetahuan terus-menerus mengenai budi daya sayuran hidroponik berbuah manis.

"Awalnya coba-coba dulu, kemudian 3-4 bulan ini mulai produksi dan lebih berhasil. Kami kejar nantinya usaha (omzet) di angka Rp10 juta per bulan," ujar Imam.

Ia mengakui bahwasanya pasar sayuran hidroponik tidak terlalu sulit. Selain memenuhi permintaan warga sekitar, Imam juga menyetor ke sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Kediri. Bahkan, ia juga mengirim sayurannya ke Surabaya.

Usia panen sayuran yang ditanam beragam, antara 20 hingga 30 hari. Sayuran kangkung memiliki umur relative pendek yakni sekitar 20 hari sudah bisa dipanen.

"Kangkung ini lebih pendek, sekitar 20 hari panen. Saya fokusnya ke kangkung, pasarnya mudah. Pasti semua orang tahu dan hampir semua restoran ada menu sayur kangkung. Kalau selada, secara ekonomi juga bagus," imbuhnya

Sementara itu, budi daya sayuran hidroponik masih dibayang-bayangi ancaman hama seperti kutu daun. Untuk menghilangkan hama tersebut, ujar Agus, bisa menggunakan pestisida alami. Dsy3