Beredar Isu RON Pertalite di Bawah Standar, Lemigas: Hasil Uji RON Pertalite Capai 90,7

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 07 Nov 2022 11:29 WIB

Beredar Isu RON Pertalite di Bawah Standar, Lemigas: Hasil Uji RON Pertalite Capai 90,7

i

Foto ilustrasi.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Sebelumnya sempat beredar isu tentang angka oktan atau RON Pertalite yang berada di bawah standar. Guna menyangkal adanya isu yang beredar tersebut, Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (BBPMGB) Lemigas Ditjen Migas Kementerian ESDM melakukan pembuktian dengan menguji  RON Pertalite.

Lemigas menunjukkan bahwa RON bensin Pertalite yang diambil di SPBU PT Pertamina (Persero), Taman Mini, Jakarta, mencapai angka 90,7. Pengujian sampel tahap awal terhadap bensin RON 90 itu mencakup 19 parameter uji sesuai Keputusan Direktur Jenderal Migas Nomor No. 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang Standar dan Mutu (Spesifikasi) BBM Jenis Bensin RON 90 yang Dipasarkan di Dalam Negeri.

Baca Juga: Ahok, Mulai Ngeluh Bekerja di BUMN

"Salah satu parameter ujinya yaitu angka oktan (RON), di mana hasil pengujiannya tidak ada RON Pertalite yang di bawah 90, semuanya di atas RON 90, dan ada juga RON-nya sampai 90,7," kata Kepala Lemigas Ariana Soemanto dalam keterangannya, Minggu (6/11/2022).

Ariana menambahkan, pengujian tersebut akan terus dilakukan secara lebih luas ke berbagai SPBU lainnya.  "Jadi lebih masif lagi," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan mengungkapkan hasil uji sampel bensin di SPBU bisa beragam dan dapat dimaklumi selama masih sesuai standar dan mutu.

"Paling penting, hasil uji Pertalitenya sudah sesuai standar dan mutu sebagaimana Keputusan Dirjen Migas yakni minimal RON 90. Hasil uji Pertalite, ada juga angka oktannya 90,7, yang diambil langsung di beberapa SPBU pada Oktober 2022," ujar Mamit.

Baca Juga: SPBU Kalianget Diminta Pertanggungjawaban Atas Pendistribusian BBM Solar ke Kepulauan

Pengujian Lemigas yang diambil Oktober 2022 tersebut sekaligus menjawab pemberitaan di media sosial Twitter, yang menyatakan angka oktan Pertalite lebih rendah dari Revvo, keluaran Vivo.

Sebelumnya, di Twitter disebutkan hasil pengujian BBM Pertalite dan Revvo pada beberapa parameter uji, disebutkan RON Pertalite 90,3 dan Revvo 90,7.

"Jika dibandingkan dengan Revvo 89, yang nilai oktannya 90,7, itu diuji pada satu sampel BBM, demikian juga dengan Pertalite, diambil hanya satu sampel," tutur Mamit.

Baca Juga: Pertamina International Shipping Tambah Armada Tanker, Targetkan Omzet Rp 92 T

Menurut Mamit, tidak ada yang salah dengan hal tersebut, pasalnya nilai oktan pertalite sebesar RON 90,3 tersebut sudah lebih tinggi dari standar dan mutu Dirjen Migas Kementerian ESDM.

"Jika dilihat di medsos Twitter yang beredar itu, hasil nilai kalor Pertalite lebih tinggi dibanding Revvo. Menurut saya, selama semua parameter uji masih sesuai standar dan mutu Keputusan Dirjen Migas, maka sah-sah saja," ucapnya.

Selain itu, menurut Mamit, jika dibandingkan dengan Revvo 89, yang harganya Rp12.600 per liter, maka masih lebih murah harga Pertalite yakni Rp10.000 per liter. jk

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU