Beri Penguatan dan Motivasi, Staf Ahli Kunjungi Lapas Mojokerto

Lapas Kelas IIB Mojokerto mendapat kunjungan spesial Staf Ahli Bidang Politik dan Keamanan, Y Ambeg Paramarta, Selasa (06/09/21). SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Lapas Kelas IIB Mojokerto mendapat kunjungan spesial Staf Ahli Bidang Politik dan Keamanan, Y Ambeg Paramarta, Selasa (06/09/21).

Selain memantau kesiapan jelang penilaian kontestasi Wilayah Bebas Korupsi (WBP), Staf Ahli Kementerian Hukum dan HAM didampingi Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur, Krismono ini juga memberikan motivasi kepada seluruh pegawai Lapas dan Rupbasan Mojokerto agar tetap bersemangat dalam pembangunan zona integritas menuju WBK WBBM.

Ambeg Paramarta menyampaikan bahwa saat ini Tim Penilai Internal (TPI) tengah melakukan entry meeting ke seluruh wilayah di Jawa Timur sebagai bentuk pendampingan. Model pendampingannya semacam simulasi desk evaluasi, sekaligus penguatan terkait dokumen Lembar Kerja Evaluasi (LKE).

"Proses menuju WBK/WBBM memang memerlukan komitmen semua pihak. Bahkan di segala keterbatasan yang ada kita dituntut untuk memberikan yang terbaik," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan jika inovasi bukan lahir dari ketercukupan tapi justru lahir dari keterbatasan. Mislanya, dari segi bangunan, Lapas Mojokerto sudah berdiri selama hampir 100 tahun, tapi kondisinya masih terawat dengan baik.

"Hal itu membuktikan bahwa Lapas telah melaksanakan tugas dan fungsinya dengan maksimal," cetusnya.

Tak hanya itu, lanjutnya, lahan yang terbatas pun akhirnya membuat Kalapas dan jajaran merasa tertantang untuk memaksimalkan yang ada dan pada akhirnya sekarang memiliki lahan untuk Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) warga binaan.

"Ingat, kelemahan di satu titik itu bisa menjadi kekuatan yang membuat kita semakin hebat," tekannya.

Masih kata Ambeg, pembangunan zona integritas memiliki keterkaitan erat dengan reformasi birokrasi karena pembangunannya merupakan akselerator pelaksanaan reformasi birokrasi.

"Zona integritas adalah alat untuk mempercepat pelaksanaan reformasi birokrasi dan ini bukan merupakan barang baru untuk kita. Karena sejak tahun 2010 sudah kita mulai," urainya.

Di pemasyarakatan salah satunya adalah adanya Quick Wins yang isinya optimalisasi kunjungan napi.
Optimalisasi hak-hak WBP.

"Quick Wins ini menjadi salah satu program yang manfaatnya langsung diterima masyarakat," ucapnya.

Menutup penguatan, Staf Ahli mengajak seluruh pegawai untuk ikut aktif membangun zona integritas di Lapas Mojokerto. Dalam kesempatan itu, Ia juga mengunjungi Rupbasan Mojokerto untuk memantau persiapan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Dedy Cahyadi mengapresiasi kunjungan staf ahli ini. Pasalnya, terdapat banyak masukan, saran dan motivasi dalam pembangunan zona integritas Lapas Kelas IIB Mojokerto menuju Wilayaj Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

"Saran dan motivasi ini akan kita jadikan sebagai semangat untuk terus berbenah menjadi lebih baik. Bukan semata untuk tujuan penilaian kontestasi tapi memang murni untuk memberi pelayanan yang terbaik sebagai abdi negara," pungkasnya. Dwy