Berlangsung 4 Hari, Puluhan Tenant Ikuti Event Thrifting Mansion

Pameran Thrift Mansion di Apartemen Gunawangsa yang berlangsung pada 1-4 Desember.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Tren belanja pakaian impor bekas (Thrifting) masih bertahan di kalangan milenial. Bahkan omzet per harinya bisa mencapai hingga Rp 1-2 juta.

Seperti yang terlihat dalam Thrifting Mansion yang digelar di Apartemen Gunawangsa. Para pengunjung berebut atau memilih produk thrift kesukaan mereka.

Salah satu tenant di Thrifting Mansion yang ada di Apartemen Gunawangsa menyebutkan event berlangsung selama 4 hari  mulai tanggal 1-4 Desember tersebut dikunjungi remaja ataupun bapak dan ibu-ibu. Dan didominasi oleh kaum milenial.

“jadi setauku apartemen Gunawangsa mengundang komunitas yaitu bernama Subthrift, selain thrift juga ada berbagai lomba yaitu mobile legend, dan anime. Aku ambil baju seperti ini di pasar gembong dan itupun aku sortir. Fokus di event ini aku membawa hoodei, celana cinos dan kaos, selama tanggal 1-4 terakhir mengalami agak penerunan penjuala karena beberapa event thrift ini dibagi beberapa tempat” ujar Azizi pemilik Toko Cantolan Kastok

Event Thrift ini dibagi beberapa tempat seperti ada juga di Kaza Plaza. Oleh karena itu, bagi para tenant yang berada di Apartement Gunawangsa hampir 30-40 tenant merasakan beberapa hari yang bukan weekend sepi pembeli.

“Saya gak ikut komunitas tapi ketika ada event aku ikut aja, sebelum usaha thrift aku kerja biasa, setelah  usaha thrift aku geluti omzetnya lumayan ketika rame aja hampir 1 hari untung 800 ribu sampai 1 jutaan, tapi untuk 4 hari kemarin cuma 2 hari saja yang rame di hari sabtu dan minggu di event kali ini, fokusku di fashion cewe, suka duka menjalani usaha ini harus konsisten aja sepi rame harus dijalani” pungkas Dita pemilik tenant di salah satu Event Thrifting Mansion di Apartemen Gunawangsa.

Sementara itu, salah satu pengunjung Dewi Putriansyah menyebutkan, banyaknya produk bermerk yang ditawarkan membuat pengunjung lebih leluasa memilih dan membeli. Apalagi meskipun produk bekas seluruhnya masih tampak berkualitas. dri