Besok, Vaksinasi Massal Digelar di Gelora Pancasila

Vaksinasi massal yang digelar di Gelora 10 November beberapa waktu lalu. SP/Alqomar

Peserta Vaksin Hanya yang Mendapat Undangan

 

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemkot Surabaya kembali menggelar vaksinasi massal di Surabaya. Tepatnya di Gelora Pancasila Jalan Patmosusastro. Vaksinasi akan digelar selama 2 hari yakni, Kamis (29/7/2021) dan Jumat (30/7/2021).

Sebanyak 25.000 vaksin dari Koarmada II akan diberikan ke warga Surabaya. Pelaksanaannya dimulai pukul 08.00 WIB dengan jenis vaksin Sinovac dosis pertama.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku 25.000 vaksin itu dibagi untuk dua hari. Artinya, dalam per harinya akan dilakukan 12.500 suntikan vaksin kepada warga Surabaya.

"Insya Allah besok ada vaksin sebanyak 25.000 yang dilakukan di Gelora Pancasila. 12.500 Hari Kamis, 12.500 hari Jumat, yang semuanya dari Pangkoarmada II," kata Eri, Rabu (28/7/2021).

Eri pun mengucap terima kasih ke Pangkoarmada II yang telah memberikan perhatian kepada warga Surabaya.

Dia berharap, dengan pelaksanaan vaksinasi massal ini bisa membantu memutus mata rantai COVID-19. Sebab, setelah divaksin, kekebalan tubuh akan terbentuk.

Peserta vaksin massal di Stadion Gelora Pancasila ini yakni warga dari Kecamatan Wonokromo, Sawahan dan Dukuh Pakis. Sebelum divaksin, peserta telah menerima undangan dari kecamatan masing-masing.

Sementara untuk syarat yang harus dipenuhi saat vaksin, peserta harus membawa form yang telah diberikan sebelumnya (Diharapkan form sudah diisi dari rumah). Kemudian membawa foto copy KTP.

Catatan, bagi warga tanpa undangan dari kecamatan, tidak diperkenankan hadir di lokasi. Sebab, peserta vaksinasi hanya yang sudah mendapatkan undangan saja.

Sebelumnya, vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat umum di Kota Surabaya dihentikan untuk sementara. Pasalnya stok vaksin COVID-19  untuk masyarakat umum sedang habis. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya hanya memiliki 3.000 dosis vaksin untuk instansi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya masih menunggu tambahan vaksin untuk masyarakat umum.

Eri juga mengatakan, stok vaksin di Surabaya masih ada 3.000 dosis, dan itu untuk instansi tertentu. Maka, vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat umum dan anak-anak dosis pertama dihentikan untuk sementara.

Bahkan, pihaknya juga telah mengirimkan surat laporan kepada Gubernur Khofifah terkait stok vaksin di Surabaya. Sebab, Surabaya menjalankan perintah presiden untuk menghabiskan vaksin dan tidak menyetok. Alq