BHS-Taufiq Prioritaskan Industri Padat Karya Masuk Sidoarjo

Paslon BHS-Taufiqulbar saat berdialog dengan karyawan PT Kertarajasa Raya

SURABAYA PAGI, Sidoarjo - Sebagai kota peyangga Surabaya, Sidoarjo menjadi incaran investor untuk menanamkan modalnya membangun pabrik  di kota Delta.  Agar industri Sidoarjo makin berkembang, Paslon BHS-Taufiq juga menyempatkan diri mengunjungi salah satu pabrik  pembuatan karung palstik dan kertas bungkus industri PT Kerta Rajasa Raya, di kawasan Waru.

Perhatian di bidang industri padat karya dan UMKM ini, memang menjadi salah satu prioritas program kerja Bambang Haryo Soekarto-Taufiqulbar, dalam upaya menjadikan Sidoarjo semakin baik.

 “Saya komitmen kepada investor yang mau menginvestasikan usahanya di Sidoarjo. Saya usahakan invest padat karya untuk bisa masuk ke Sidoarjo untuk menyerap tenaga kerja di Sidoarjo. Selain itu, kita juga akan konsen ke UMKM yang juga memiliki peran penting dalam mengentas angka pengangguran,” ujar Bambang Haryo saat melakukan kunjungan di PT Kerta Rajasa Raya Wadung Asih Waru, Rabu (21/10/2020).

BHS menambahkan, dengan membuka kran investasi di bidang industri dan UMKM itu, bisa menjadi wadah untuk mengurangi angka pengangguran di Sidoarjo.  “Kita berharap pengusaha bisa memberi upah sesuai aturan dan memelihara karyawan hingga  waktu pensiun,” katanya.

Potensi Sidoarjo ini, ada wilayah-wilayah yang masih cukup untuk pengembangan industri di Sidoarjo, dengan tetap melihat tata ruang yang baik.

“Industri tidak boleh dicampur dengan perumahan. Karena industri memerlukan akses infrastruktur yang cepat, dan perumahan membutuhkan infrastruktur yang sedang-sedang saja,” ujar BHS.

Pada kunjungan ke perusahaan karung plastik ini, BHS-Taufiq juga berkesempatan melihat langsung proses produksi, dan berkomunikasi dengan karyawan.

Sambil membagikan masker sebagai wujud penerapan protokol kesehatan, BHS-Taufiq juga tidak lupa mengenalkan diri sebagai Palson nomor 1.

“85 persen karyawan disini adalah warga Sidoarjo.Kita apresiasi kepedulian perusahaan, yang mengangkat karyawan dari wilayah kita. Karenanya, dulur-dulur mesti memilih Paslon nomor 1 BHS-Taufiq, untuk bisa menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Sidoarjo,” terang Cawabup Taufiqulbar. Sg