BOR RSLT Surabaya Turun Capai 26,08 Persen

Tingkat keterisian tempat tidur di RSLT Surabaya per tanggal 5 Agustus sudah tinggal 26,08 persen.SP/PLN

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT) Kedong Cowek, Kota Surabaya selama beberapa mengalami penurunan tiap harinya.

Berdasarkan data Pemkot Surabaya, pada 1 Agustus 2021, BOR RSLT mencapai 43,47 persen, tanggal 2 Agustus 41,30 persen, tanggal 3 Agustus 36,41 persen, tanggal 4 Agustus 32,06 persen, dan tanggal 5 Agustus sudah tinggal 26,08 persen.

"Alhamdulillah sudah ada beberapa orang yang boleh pulang. Kemarin ada sekitar delapan orang yang sudah diperbolehkan pulang karena hasil tes PCR-nya negatif," kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Jumat (6/8).

Bagi warga isoman yang hendak pulang, Wali Kota Eri mendoakan supaya selalu sehat. Bahkan, ia juga berharap kepada mereka untuk menyampaikan kepada warga di sekitarnya untuk selalu menjaga protokol kesehatan, supaya pandemi COVID-19 di Kota Surabaya bisa segera berakhir.

"Sekarang kita waktunya memutus mata rantai penyebaran COVID-19, sehingga tolong kalau warga mau keluar dan mau kemana pun, tetap dijaga prokesnya, dipakai maskernya, supaya perekonomian di Surabaya juga bisa jalan," ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para tenaga kesehatan (nakes) yang telah berjuang merawat warga Surabaya yang ada di RSLT. Menurutnya, para nakes itu adalah para pahlawan yang telah berjuang tanpa memikirkan dirinya sendiri. 

"Insya Allah dengan kebersamaan ini, dengan rasa kekeluargaan ini, kita bisa terbebas dari COVID-19. Sekali lagi terima kasih banyak para nakes, terus semangat ya," ujarnya.

Salah seorang warga yang sudah diperbolehkan pulang usai menjalanlan isolasi mandiri di RSLT, Yeni, menyampaikan terima kasih kepada para nakes yang telah merawatnya selama ini. Ia mengaku sebenarnya sudah pasrah ketika dibawa ke RSLT itu pada tengah malam. 

"Tapi alhamdulillahm, saya sembuh sekarang, terima kasih," katanya. sb1/na