Buka Lomba City Branding, Lamongan Seriusi Garap Pariwisata

Pamflet lomba city branding sudah mulai disebar untuk mengait para milenial untuk ikut andil dalam lomba ini. SP/IST

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sektor Pariwisata menjadi salah satu andalan Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan inkam pendapatan daerah, karena itu sektor ini akan digarap lebih baik lagi oleh  Pemerintah Kabupaten Lamongan, dengan memulainya mengadakan lomba City Branding melalui sayembara cipta logo dan tagline.

“Kita ingin punya (tagline dan logo) seperti bandung, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya. Program ini bertujuan untuk mengenalkan kualitas dan kekayaan daerah Lamongan bagi para wisatawan dan pihak lain secara luas. Selain itu, kita juga ingin ekonomi berkembang ke arah lebih baik.” kata Yuhronur Efendi Bupati Lamongan, Selasa (1/6/2021).

Ia menambahkan bahwa City Branding merupakan bagian dari pemasaran yang bertujuan untuk mengintegrasikan segala potensi dari sektor pariwisata, perdagangan, dan investasi. 

Kabupaten Lamongan memiliki potensi pariwisata seperti Wisata Bahari di Pantura, Gunung Ratu, Masjid Namira, Sunan Drajat dan belum lagi di sektor budaya dan Kulinernya. “Konsep ini (City Branding) berawal dari melihat kondisi internal dan eksternal kabupaten yang berpotensi. 

Ia menuturkan sayembara cipta logo dan tagline Kabupaten Lamongan ini terbuka untuk warga negara Indonesia maupun asing, baik perorangan maupun kelompok. "Bagi yang ingin ikut sayembara dapat membuka website citybranding.lamongankab.go.id. Rencananya hasil logo dan tagline untuk City Branding Lamongan ini akan di perbupkan. 

Selain itu, ia mengaku pihaknya bekerja sama dengan unsur-unsur masyarakat seperti Budayawan, tokoh masyarakat, kaum akademisi, dan juga praktisi. 

Dalam hal ini bermaksud untuk bekerjasama dalam merumuskan kerangka acuan City Branding hingga proses penilaian hasil lomba/sayembara. 

“Kami berharap dengan adanya lomba City Branding ini, sektor-sektor seperti pariwisata dan sejenisnya mempunyai nilai yang lebih tinggi. Dengan begitu, ekonomi kreatif di Kabupaten Lamongan akan berjalan dengan lebih baik,” harap Yuhronur Efendi. jir