Buka Pelatihan DEA, Bupati Ikfina Dukung Akselerasi Transformasi Digital Menuju Digitalisasi UMKM Kabupaten Mojokerto

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati saat membuka pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Pengelolaan Keuangan Digital, BPSDMP Kominfo Surabaya, di ruang pertemuan Hotel Ayola, Kota Mojokerto, Senin (21/3/2022) pagi SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati membuka pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) Pengelolaan Keuangan Digital, BPSDMP Kominfo Surabaya, di ruang pertemuan Hotel Ayola, Kota Mojokerto, Senin (21/3/2022) pagi.

Pelatihan digelar selama dua hari dan diikuti puluhan peserta dari pelaku UMKM Kabupaten Mojokerto.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam sambutannya mengatakan program pelatihan DEA ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi talenta digital dalam mendukung akselerasi transformasi digital di indonesia. 

Karena dengan meningkatnya pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan serta mengoptimalkan media online akan turut mendorong ekonomi digital indonesia. 

"Pelatihan ini merupakan salah satu bagian dari Digital Talent Scholarship (DTS) Kemenkominfo RI. Adapun pelatihan DEA yang diselenggarakan di Kabupaten Mojokerto mengusung tema Pengelolaan Keuangan Digital untuk UMKM dan Cerdas Menabung untuk ibu rumah tangga," terangnya 

 

Bupati perempuan pertama di Mojokerto ini menyebut, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemkab Mojokerto untuk mensukseskan digitalisasi UMKM dan juga meningkatkan literasi digital masyarakat Kabupaten Mojokerto.

"Infrastruktur digital di Kabupaten Mojokerto sedang dikebut dan direncanakan nantinya seluruh wilayah di kabupaten Mojokerto akan terkoneksi internet lewat Fiber Optic (FO). Dan pemasaran produk UMKM secara digital juga difasilitasi dengan adanya portal Mojopahit Shopping Center," ungkapnya.

Hal ini dilakukan agar masyarakat Kabupaten Mojokerto siap dengan datangnya era digital dan mampu memanfaatkan peluang yang ada.

"Tentunya upaya-upaya yang telah dilakukan Pemkab Mojokerto perlu didukung oleh masyarakat agar bisa bermanfaat secara maksimal," tukasnya.

Masih kata Ikfina, warga Kabupaten Mojokerto yang terpilih menjadi peserta pelatihan kali ini atas rekomendasi Dinkop dan Usaha Mikro Pemkab Mojokerto serta TP PKK Kabupaten Mojokerto. 

"Oleh karena itu mari kita ikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar nantinya bisa dipraktekkan. Semoga dapat menambah kemampuan digital peserta pelatihan khususnya dan masyarakat Kabupaten Mojokerto pada umumnya," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, Eka Handayani mengatakan Pelatihan DEA Pengelolaan Keuangan Digital merupakan pelatihan tatap muka gratis bagi pewirausaha pemula dalam rangka mempersiapkan pengusaha tangguh untuk meningkatkan pendapatan usahanya, mengelola keuangan, dan akses dana dengan memanfaatkan teknologi. 

"Peserta pelatihan akan belajar secara tuntas tentang mengelola keuangan bisnis menggunakan aplikasi, cara mendapatkan modal untuk memperluas bisnis, memasarkan produk secara digital, dan cara menembus pasar internasional," tegasnya.

Diharapkan dengan mengikuti pelatihan ini, peserta mampu melakukan pengelolaan keuangan serta mampu menyusun laporan keuangan secara digital.

"Selain itu peserta nantinya juga mampu merencanakan, membuat, dan mendistribusikan informasi produk melalui media digital.

Dapat mengajukan pembiayaan melalui platform Digital dan memahami mekanisme pengiriman produk ke luar negeri," ujarnya.

Perlu diketahui, secara simbolis pembukaan kegiatan pelatihan kali ini ditandai dengan penyematan tanda peserta oleh Bupati Ikfina kepada peserta dan didampingi oleh kepala Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, Eka Handayani.

 

Turut hadir, Kadiskominfo Kabupaten Mojokerto Ardi Sepdianto, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Abdullah Muhtar, serta Kepala Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto Iwan Abdilah. Dwi