Bupati Gresik Minta Mahasiswa KKN Unigres Perbaiki Data Desa

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi jajaran rektorat Unigres usai membuka kegiatan KKN di Balai Desa Padeg, Kecamatan Cerme. SP/Grs

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Ratusan mahasiswa Universitas Gresik (Unigres) mengikuti pelepasan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2022. Kegiatan itu dipusatkan di Desa Padeg, Kecamatan Cerme, Gresik, Senin (25/7). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka acara ini, berharap besar peran mahasiswa membantu merealisasikan program nawakarsa di pemerintahan desa maupun masyarakat. Utamanya terkait perbaikan data angka pengangguran dan kemiskinan. 

"Langkah pertama adalah perbaikan data. Dana desa itu besar setiap tahun. Kalau dikelola dengan kondisi di desa maka bisa tercapai. Maka target itu diawali dengan perbaikan data yang valid, progres dan baru," kata Bupati yang kerap disapa Gus Yani. 

Selain didorong membantu program realisasi Nawakarsa, para mahasiswa juga diminta mempraktikan ke masyarakat ilmu yang selama ini dipelajari di kampus. Hal ini dianggap sebagai pengabdian terhadap negara dan masyarakat. 

"Coba tanamkan dalam benak kalian semua, kira-kira saya bisa meninggali apa di desa ini. Selama KKN di desa harus ada tinggalan manfaat untuk desa," bebernya. 

Lebih lanjut, Gus Yani juga menekankan penerapan Kampus Merdeka di Universitas Unigres. Menurutnya, program dari Menteri Pendidikan ini sangat dibutuhkan di masa depan mahasiswa. Utamanya saat mereka masuk dalam dunia pekerjaan. 

"Kesempatan ini tidak boleh dilewatkan. Persiapan merdeka belajar untuk perguruan tinggi. Universitas yang membutuhkan tempat magang di perusahaan. Potensi ini tidak dimiliki kabupaten lain. Kita banyak perusahaan yang bisa dikerjasamakan," bebernya. 

"Misalnya ingin memulai merdeka belajar, tinggal nanti kita bikinkan MoU. Antara pemerintah, perusahaan dan universitas. SDM kita berkualitas, secara teori dapat dan keahlian dapat. Maka dalam kesempatan ini, kami mengajak Bank Gresik bisa diajak kerjasama," tambahnya. 

Sementara itu, Rektor Unigres Riski Dwi Prameswari mengatakan, ada 285 mahasiswa yang mengikuti program KKN tahun ini. Mereka tersebar di 5 kecamatan dan 23 desa di Gresik. Program ini, akan berlangsung selama tiga minggu. 

"Program KKN tahun ini bekerjasama dengan pemerintahan dengan mensukseskan program nawakarsanya Bupati dan Wakil Bupati Gresik," terangnya. grs