Bupati Lumajang Apresiasi Kapolres Tertangkapnya Maling Sapi

Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq menyodorkan buket bunga mawar kepada Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si. SP/Lim

 

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Apresiasi, ucapan selamat hingga pemberian hadiah, terus berdatangan pada Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno S.I.K M.Si atas kinerjanya yang dianggap mampu dan membuat gebrakan di wilayah Kabupaten Lumajang dalam jenjang waktu sekejap sejak dilantik sebagai Kapolres Lumajang di awal Januari kemarin.

Terlebih, Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq datang langsung ke Mapolres Lumajang bertemu langsung dengan Kapolres, Rabu (17/2/2021).

Sebelumnya tanpa diduga, AKBP Eka Yekti terkejut dimana secara spontanitas, orang nomor satu di Kabupaten Lumajang itu tiba - tiba menyodorkan buket bunga mawar.

Sembari berucap, selamat dan apresiasi atas ungkap kasus yang kian menjadi sorotan di Lumajang salah satunya pencurian hewan ternak sapi dan dirasa cukup meresahkan.

"Terima kasih, atas ditangkapnya sejumlah pelaku kejahatan, yang sekian waktu sudah meresahkan masyarakat Kabupaten Lumajang. Terima kasih saya terima kasih," ucap Bupati sambil mengulurkan bunga.

Menurut Bupati, pihak kepolisian terus bekerja. Dirinya yakin, polisi melangkah nya terukur.

"Dan beberapa waktu belakangan ini memang mengungkapkan banyak kasus yang meresahkan masyarakat. Ada yang 23 TKP, ada yang 17 TKP. Coba bayangkan, itu sudah melakukan di 23 TKP di berbagai tempat lah. Saya sampaikan apresiasi dan terima kasih," imbuhnya.

Ditanya apakah Bupati memiliki pemikiran sama dan ingin Polres Lumajang yang demikian itu tegas dan tembak saat menangkap?, jawabnya sejak dulu polisi yang memang begitu.

"Jika pelaku melawan dan tidak kooperatif, yang diberi tindakan demikian," ucapnya sembari tersenyum.

Disinggung soal oknum Sekdes di Desa Madurejo Kecamatan Pasirian yang ditangkap lantaran terbukti terlibat dalam aksi pencurian sapi, Bupati mengutarakan akan mengikuti proses hukum sesuai dengan perundang-undangan yang ada.

"Saya ngikuti proses hukum yang ada. Sebagai aparat desa tentu ada konsekuensinya atas aturan yang harus dipenuhi, termasuk jika perlu kita berhentikan," tukasnya.

Di waktu yang sama, Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno menanggapi, jika apa yang ia dapat saat ini adalah berkat kerja sama yang baik dengan sejumlah pihak yang ada, terlebih dukungan dari masyarakat.

"Ini berkat kerja sama Tim yang baik dan kompak, dukungan dari rekan media dan semua pihak," ucapnya.

Kata dia merasa bangga, akan tetapi akan lebih bangga lagi jika masyarakat terus kompak dan sepakat minimal menjadi polisi dari dirinya sendiri.

"Karena tanggung jawab akan keamanan itu bukan serta merta menjadi tanggung jawab kami dalam hal ini, pemerintah, TNI dan Polri, melainkan masyarakatnya yang turut andil sepakat dan kompak menjaga lingkungannya secara bersama - sama," imbuh Kapolres.

Terkait oknum, perwira polisi berpangkat dua melati itu menegaskan akan ia libas. Namun disisi lain, dibalik oknum, ia meyakini jika di Kabupaten Lumajang masih didominasi oleh orang yang baik - baik. Lim