Buron Pengeroyok Mahasiswa Stikosa AWS Diduga Masih Berkeliaran di Surabaya

Almarhum Zainal Fattah saat hidup. SP/Anggadia Muhammad

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Sudah hampir 3 bulan Buronan pelaku pengeroyokan yang menewaskan Zainal Fattah, mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS) , belum bisa ditangkap oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Kini, beredar informasi bahwa buron pengeroyok Zainal Fattah beredar di wilayah Surabaya.

Dari informasi yang diperoleh oleh Surabaya Pagi, pelaku berinisial AR tengah berada di salah satu kawasan Surabaya Timur.

"Infonya dia berada di Tambaksari, di rumah istrinya," tutur sumber yang sengaja dirahasiakan identitasnya, Selasa (27/7/2021).

Sementara pelaku berinisial SND yang merupakan saudara AR ini, dikabarkan berada di Jakarta.

"Kalau itu (SND) di Jakarta Mas kabar terakhirnya," tambahnya.

Dari penelusuran Surabaya Pagi, terdapat tambahan pelaku pengeroyokan. Hal tersebut diakui oleh salah satu keluarga korban, bahwa ada salah satu lagi pelaku yang diduga kuat terlibat pengeroyokan, yakni pemuda asal Jl Kalimas Baru.

Menanggapi informasi ini, Ipda Agung Suciyono selaku Kanit Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengatakan bahwa pihaknya akan menelusuri informasi yang beredar serta minta masyarakat melaporkan jika ada informasi terkait dengan keberadaan buron yang beredar.

"Terimakasih informasinya mas, akan kami telusuri dan saya minta juga kalo ada masyarakat yang tau perihal keberadaan pelaku bisa diinformasikan", ujarnya.

Untuk diketahui, kasus yang telah berjalan tiga bulan ini belum tuntas ditangani Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Sebab, hingga kini pihaknya belum bisa mengungkap seluruh pelaku kepada publik.

Berbagai desakan untuk menuntaskan kasus tersebut juga telah dilakukan oleh pihak keluarga besar Stikosa AWS dan salah satu komunitas suporter Persebaya, juga telah dilakukan pada beberapa waktu lalu. Namun hasilnya, hingga kini seluruh DPO masih belum bisa ditangkap. ang