Capaian Vaksinasi Lansia di Ngawi Baru 21 Persen

Petugas sedang menyuntikan vaksin covid-19 pada lansia. SP/IST

SURABAYAPAGI, Ngawi - Hingga akhir September, capaian vaksinasi lansia di Kabupaten Ngawi baru 21 persen. Kasi Surveilance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi Joko Marwoto, menyebutkan ada beberapa kendala yang menyebabkan capaian vaksinasi baru sejumlah itu.

"Vaksin untuk lansia ini spesifik. Lansia identik dengan keterbatasan gerak, dan menyangkut kesehatan calon penerima. Misalnya saat akan vaksin, ternyata tensi darahnya tinggi, dan itu yang memperlambat laju vaksinasi lansia," kata Joko, Kemarin.

Joko meminta kepada seluruh warga berpartisipasi mendukung program tersebut, guna mempercepat proses vaksinasi khususnya bagi lansia di Ngawi.  Terlebih, ada konsekuensi bagi penerima vaksin yang sudah ditetapkan, namun menolak mengikutinya.

"Diatur dalam Perpres Nomor 14 Tahun 2021, sanksinya penundaan pencairan bantuan sosial. Tapi kita tidak berharap sampai disitu. Itu tujuannya agar masyarakat sadar dan mengikuti vaksinasi," ujarnya.

Sejauh ini, Pemkab Ngawi  telah  percepatan vaksinasi Covid-19. Selain mempersiapkan SDM sebagai pelaksanaannya, disebutkan juga mempersiapkan logistik vaksin Covid-19 agar tetap cukup sesuai yang dibutuhkan.

Secara keseluruhan, hingga saat ini capaian vaksinasi dosis pertama di Ngawi sejumlah 44 persen. Atau sekitar 431 ribu warga yang sudah menerima suntikan imunisasi Covid-19.

"Untuk mencapai target 70 persen warga tervaksin, kita membutuhkan 30 hari kerja. Dengan asumsi 7 ribu warga tervaksin setiap harinya dan logistik vaksin lancar," ujar Joko saat menyampaikan capaian vaksinasi lansia di Ngawi.ng1/na