Cedera Paha, Andy Murray Mengundurkan Diri

Andy Murray, petenis asal Britania Raya. SP/ AFP

SURABAYAPAGI.com, Tokyo - Andy Murray yang merupakan petenis tunggal putra asal Britania Raya harus mundur lebih cepat dari Olimpiade Tokyo 2020 lantaran cedera paha ringan yang dialaminya. Meski begitu, Murray masih bisa berlaga di Olimpiade Tokyo pada nomor ganda putra bersama pasangannya, Joe Salisbury.

"Saya benar-benar kecewa karena harus mengundurkan diri tetapi staf medis telah menyarankan saya untuk tidak bermain di kedua nomor, jadi saya telah membuat keputusan yang sulit untuk mundur dari tunggal dan fokus bermain ganda dengan Joe," ujar Murray, Minggu (25/7/2021).

Andy Murray dan Joe Salisbury akan menghadapi pasangan Jerman Kevin Krawietz dan Tim Puetz di babak kedua.

Liam Broady adalah satu-satunya wakil Britania Raya yang tersisa di nomor tunggal setelah mundurnya Murray dan kekalahan putaran pertama Heather Watson.

Mundurnya Murray merupakan kabar baik bagi petenis Serbia Novak Djokovic dalam usahanya untuk menjadi pemain tenis pria pertama dalam sejarah yang memenangkan "Golden Slam" atau gelar keempat major dan Olimpiade di tahun kalender yang sama.

Andy Murray sendiri merupakan dua kali peraih emas Olimpiade, yang diraihnya pada Olimpiade London 2012 dan Olimpiade Rio 2016. Sayangnya, memang beberapa waktu belakangan ini, petanis berusia 34 tahun itu kerap dilanda cedera. Dsy12