Cegah Klaster Baru di Pilkada, Pengirim Logistik Pakai APD

Ketua KPU bersama dengan Bupati dan Forkopimda dalam acara koordinasi persiapan Pilkada. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - KPU Lamongan terus mematangkan kesiapan menuju pencoblosan. Bahkan upaya untuk mencegah klaster baru di Pilkada, petugas pengirim logistik akan dilengkapi dengan pakaian Alat Pelindung Diri (APD).

Hal itu disampaikan oleh Mahrus Ali ketua KPU Lamongan, Selasa (3/11/2020), dalam persiapan Pilkada yang kurang satu bulan ini di Kantornya.

Disebutkan olehnya, petugas selain memakai APD, petugas pengirim kebutuhan pilkada juga akan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak akan terus diterapkan dengan ketat.

 "Yang jelas kita ingin dalam pilkada ini tidak ada klaster baru, antisipasi terus kita lakukan secara dini, mulai memakai masker, mencuci tangan dengan hand sanitizer, jaga jarak kita terapkan dengan ketat," ungkapnya.

Ia menyebutkan, APD sendiri diperkirakan awal minggu pertama bulan ini sudah datang. "APD insyaallah minggu-minggu ini sudah datang, dan untuk kebutuhan logistik lainnya masih menunggu," ungkapnya.

Sementara itu lanjut Mahrus, untuk logistik lainnya mulai kotak suara dan kertas suaranya informasinya sudah siap untuk dikirim ke KPU, sebelum disebarkan ke tingkat PPK Kecamatan.

Untuk diketahui logistik pemilu pada pandemi Covid-19 kali ini berbeda seperti pada pilkada  sebelumnya. Semua logistik pengadaannya dilakukan terpusat oleh KPU RI.

Mulai dari Alat Pelindung Diri (APD), alat coblos pemilihan, bantalan hingga tinta telah ditentukan sesuai jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS). "Semuanya sudah terkonsolidasikan dari KPU RI sesuai regulasi," pungkasnya.jir