Cegah Penyebaran, Babinsa Kawal Nakes Optimalkan Tracing

Petugas saat ikut mengawal pelaksanaan tracing di Bluluk Lamongan.SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYA PAGI, Lamongan - Upaya memangkas mata rantai penyebaran covid-19 di Lamongan terus dilakukan. Terbaru nakes di Puskesmas Bluluk melakukan tracing kepada warga sekitar yang kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi covid di Desa Cangkring, Kecamatan Bluluk.

Tracing ini mendapatkan pengawalan dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0812/07 Bluluk, Koptu Hudi bersama Bhabinkamtibmas lainnya, untuk membantu memperlancar upaya meminimalisir terjadinya penyebaran. 

Penelusuran atau pelacakan kontak ini seperti disampaikan oleh Koptu Hudi adalah proses pencarian dan identifikasi warga masyarakat yang pernah menjalin kontak erat dengan warga terkonfirmasi Covid 19. 

Kegiatan ini bertujuan melakukan deteksi lebih dini kontak erat kasus Konfirmasi yang didapatkan. Kontak erat kasus konfirmasi dilakukan tracing kontak dan penyelidikan epidemiologi (PE), untuk mengetahui apakah orang yang sudah terpapar virus/tidak 

"Apabila hasilnya reaktif langsung dilakukan swab dan bila non reaktif, tetap lakukan pemantauan dan karantina mandiri selama 14 hari," ujar Koptu Hudi.

Ia melakukan pendampingan ini tambah dia,  merupakan tugas dan tanggung jawab pihaknya sebagai aparat teritorial dan sebagai bagian dari tim tracer untuk penanganan Covid-19. 

“Kami harus bekerja cepat dikala ada pasien suspek atau terkonfirmasi positif Covid-19, segera ditelusuri riwayat kontak erat dengan pasien sehingga dapat mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 di wilayah binaan kami," terangnya.

IMG-20211024-WA0026

Melalui cara ini bisa tahu siapa saja yang sudah bertemu dan kontak langsung dengan warga terpapar Covid-19. Selain itu juga memudahkan petugas kesehatan untuk mengambil tindakan lebih lanjut. 

Oleh karena itu masyarakat diharapkan bisa kooperatif dan mendukung pelaksanaan tugas tim tracer contact dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19, ini merupakan tanggung jawab bersama.

"Kepada warga yang terkonfirmasi maupun melakukan kontak erat, diimbau untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari dan akan di cek perkembangannya setiap hari oleh petugas kesehatan. Selain itu kami juga memberikan edukasi kepada warga untuk tetap mematuhi Protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan dari penularan virus tersebut," paparnya.

Sementara itu, Danramil 0812/07 Bluluk melalui Bati Tuud Pelda Hadi Suprayitno mengatakan, tracing tes ini untuk dilakukan untuk melihat kondisi keluarga pasien Covid-19 dan mengetahui lingkungan sekitar sudah terinfeksi virus atau tidak.

 “Ini dilakukan, sebagai langkah antisipasi agar keluarga pasien Covid-19 dan lingkungan sekitarnya tidak ikut terpapar sekaligus guna memutus penyebaran Covid 19,”imbuhnya.jir