Covid Melandai, Program Layanan KB Kembali Digencarkan

Seorang ibu tengah memanfaatkan layanan KB di Lamongan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Meski sempat tertunda karena badai covid-19 melanda dua tahun terakhir ini, program pelayanan Keluarga Berencana (KB) di Lamongan kembali digencarkan agar kualitas hidup ibu dan bayi melalui pelayanan kontrasepsi tetap terpenuhi.

Pelayanan KB tersebut seperti disampaikan oleh Umuronah Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Lamongan, digencarkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dengan ketat.

"Dengan tetap menerapkan prokes, karena status masih level 1, kami terus menggencarkan program Keluarga Berencana (KB) di seluruh Lamongan,"ungkapnya.

Disebutkan olehnya, pelayanan KB sebanyak 124 akseptor MKJP MOW hasil kerjasama antara BKKBN kesehatan kerja sama dengan tim Mitra Kerja Jawa Timur dan RSM Kalikapas, disambut antusias warga yang cukup besar. "Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Lamongan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakatnya, tak terkecuali kualitas hidup ibu dan bayi melalui pelayanan kontrasepsi,"terangnya. 

Program seperti kata Umuronah ini dua tahun belakangan ini tidak bisa dilakukan maksimal, karena situasi saat itu tengah ada badai covid yang secara tidak langsung mempengaruhi semua aktivitas. "Alhamdulillah program ini jalan lagi, dan dia tahun sempat tidak bisa berjalan maksimal akibat pandemi covid," ungkapnya.

Sementara itu, pelayanan kontrasepsi di Kabupaten  Lamongan hingga saat ini mencapai 119,24 persen peserta aktif dan 64,29 persen peserta baru. Dengan rincian pelayanan IUD tercapai 109, MOW tercapai 124, Implan tercapai 1.284, dan MOP tercapai 2. "Pencapaian ini berkat kerjasama antara provider medis, stakeholder, penyuluh, kader KB hingga mitra kerja," jelasnya. 

Sebagai support kegiatan itu, bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Ketua TP PKK Lamongan Anis Kartika meninjau secara langsung kegiatan Bakti Sosial Pelayanan KB MKJP MOW dalam rangka Hari Kontrasepsi dan Vasektomi Sedunia Tahun 2021 di RSM Kalikapas.

 

Yuhronur Efendi dalam kesempatan itu mengungkapkan, melalui pelayanan KB dapat meningkatkan wawasan kepada masyarakat akan pentingnya perencanaan dalam menciptakan keluarga yang sehat, cerdas untuk mencetak generasi emas Lamongan yang dapat dilakukan sedini mungkin dan sebaik mungkin.

"Ini menunjukkan bahwa merencanakan itu baik, karena berencana itu keren, melalui pelayanan KB ini diharapkan dapat merencanakan keluarga dalam rangka mencetak generasi emas Lamongan," tutur Bupati Yes.

Bupati juga berharap melalui optimalisasi pelayanan KB ini, selain untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi yang baru saja dilahirkan juga sebagai bentuk ikhtiar bersama dalam menuntaskan angka stunting di Kabupaten Lamongan. jir