Covid-19 Melonjak, Penggunaan Obat di RSLI Surabaya Naik

author surabayapagi.com

- Pewarta

Jumat, 25 Jun 2021 12:23 WIB

Covid-19 Melonjak, Penggunaan Obat di RSLI Surabaya Naik

i

Jumlah pasien Covid-19 yang menjalani perawatan naik membuat penggunaan obat-obatan juga meningkat. SP/DE

SURABAYAPAGI, Surabaya - Lonjakan pasien Covid-19 yang menjalani perawatan membuat penggunaan obat-obatan juga meningkat.Hal ini diungkapkan langsung oleh  Penanggung jawab Kefarmasian Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Halim Priyahau Jaya.

Meski RSLI Surabaya merawat pasien Covid-19 varian baru, Halim menyatakan, secara umum obat yang dipergunakan tetap sama. Pun dengan dosis dan peruntukan yang tidak ada perubahan untuk masing-masing pasien."Secara umum, obat yang digunakan tetap sama. Tidak ada perubahan," kata Halim, kemarin.

Baca Juga: Ada Kemungkinan Akhir 2022, PPKM Berhenti

Halim menjelaskan, jenis obat-obatan yang digunakan beragam. Mulai dari suportif, simtomatis, kamorbid, hingga antibiotik. Obat suportif yang dimaksud berupa vitamin atau suplemen sebagai penunjang kesehatan.

Sedangkan obat simtomatis yang digunakan untuk meredakan gejala yang diderita pasien Covid-19 adalah obat demam, nyeri, batuk pilek, hingga diare, yang diberikan sesuai gejala yang dialami pasien.

Baca Juga: Riset: Tumbuhan Pegagan Embun Bisa Cegah Infeksi Covid-19

Kemudian untuk obat kamorbid untuk mengobati penyakit bawaan pasien yang digunakan seperti obat hipertensi, jantung, diabetes mellitus, dan asma. "Untuk obat antibiotik diberikan hanya pada pasien dengan kecurigaan infeksi sekunder bakteri," ujarnya.

Halim mengaku tak ada kendala atau kesulitan dalam memperoleh obat-obatan untuk pasien Covid-19. Termasuk untuk pasien Covid-19 varian baru. Menurutnya, hal tersebut telah diantisipasi tim medis dan farmasi sejak awal peningkatan kasus Covid-19 di Kota Pahlawan dan sekitarnya.

Baca Juga: Jangan Sembarang Minum Obat Bebas Saat Pilek

"Tim farmasi sudah membuat proyeksi ketika awal ada kenaikan kasus Covid-19 di Surabaya," ujarnya. Halim mengimbau kepada masyarakat untuk lebih patuh menjalankan protokol kesehatan. Sehingga, pasien yang dirawat bisa terus berkurang dan tidak sampai mengalami kekurangan obat-obatan.re/na

Editor : Mariana Setiawati

BERITA TERBARU