Daerah Rawan Pangan, Digerojok Bantuan

Bupati YES didampingi Wabup BRO saat serahkan bansos penanganan daerah rawan di Desa Bulumargi Kecamatan Babat dan Desa Sekidang Kecamatan Sambeng, pada Rabu (4/8/2021). SP/MUHAJIR KASRUN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pandemi yang tak kunjung hilang, mau tidak mau, Pemkab harus bekerja keras untuk berjuang agar keluar dari situasi sulit kali ini. Salah satunya menggerojok bantuan pangan ke desa-desa yang dianggap rawan pangan.

Desa yang dianggap rawan pangan yang mendapat penanganan kali ini adalah, di Desa Bulumargi Kecamatan Babat dan Desa Sekidang Kecamatan Sambeng. Bantuan pangan kedua desa tersebut, secara simbolis diserahkan oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi didampingi Wakil Bupati Abdul Rouf, Rabu (4/8/2021).

Paket sembako ini diberikan kepada total 397 KK yang terbagi dalam 297 KK di Desa Bulumargi dan 100 KK di Desa Sekidang. Paket sembako tersebut berisikan 5 kg beras dan 2 liter minyak. Selain itu, bupati juga menyerahkan paket Perlengkapan Perilaku Hidup dan Sehat (PHBS).

Bupati berharap penyerahan bantuan ini dapat memperkuat ketahanan masyarakat terutama dalam kondisi pandemi. Beliau juga mengajak masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan, bahwa meski saat ini jumlah angka kematian di Lamongan menurun dan angka kesembuhan meningkat, covid-19 masih ada.

“Sekarang yang sembuh dan yang meninggal banyak yang sembuh, semoga Lamongan cepat selesai. Ini diperlukan ketahanan dan kesabaran kita semua. Ayo bersama-sama mengatasi pandemi ini supaya cepat hilang. Caranya bagaimana? Ayo jaga diri masing-masing, dijaga keluarganya, lingkungannya dengan memakai masker,” terangnya.

Diungkapkan pria yang biasa disapa Pak Yes ini, memakai masker merupakan cara paling efektif dalam penanggulangan covid-19. “Ayo pakai masker, paling efektif. 50 persen penanggulangan covid itu adalah dari masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan lebih-lebih meningkatkan imun dengan pola hidup sehat. Yang penting daya tahan hidup, daya tahan kita semua kuat untuk menangkal covid,” tambahnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lamongan, Moh Fahrudin Ali Fikri mengatakan, penyerahan bantuan ini merupakan kali ketiga dalam tahun ini. “Kita sudah mendistribusikan tahap pertama sebelum hari raya sekitar April-Mei, tahap kedua sekitar Juni, dan terakhir Agustus ini diterimakan sebanyak 5 kg beras dan minyak goreng 2 liter,” katanya.

Penyerahan bantuan ini dilakukan dengan disiplin protokol kesehatan ketat, dengan hanya menghadirkan maksimal 20 orang penerima bantuan, termasuk 5 orang penerima bantuan secara simbolis. jir