Dalam Seminggu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Perak Capai 1000 orang

Penumpang kapal di pelabuhan Tanjung Perak saat melakukan pemeriksaan dokumen perjalanan. SP/ Sem

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Arus debarkasi dan embarkasi penumpang di terminal Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan Tanjung Perak dalam seminggu terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Data dari Pelindo III Regional Jatim selaku pengelola terminal menyebutkan, lonjakan tersebut hampir mencapai 1.000 orang dalam satu minggu.

Total penumpang di pada tanggal 21 April hingga 26 April 2021, baik yang turun (debarkasi) maupun yang naik (embarkasi) di pelabuhan Tanjung perak Surabaya adalah sebanyak 8.638 orang. 

Masih bulan yang sama di minggu yang berbeda, jumlah penumpang yang naik maupun turun di pelabuhan Tanjung Perak adalah sebanyak 7.700 orang. Jumlah ini merupakan akumulasi dari tanggal 14 April hingga 20 April 2021.

Secara terperinci, terjadi lonjakan penumpang yang turun di pelabuhan Tanjung Perak. Ini dapat dilihat pada kenaikan penumpang dalam 6 hari terhitung sejak 21 April hingga 26 April 2021, yakni sebanyak 6.271. Di minggu sebelumnya dalam bulan yang sama, jumlah penumpang yang turun hanya sebanyak 4.155 orang.

"Artinya ada kenaikan yang hampir mencapai 2.000 orang dalam waktu satu minggu," kata Deputi Manager Umum dan Humas Pelindo III Regional Jawa Timur, Rendy Fendy, Kamis (29/04/2021).

Kendati begitu, angka embarkasi atau keberangkatan penumpang dari pelabuhan Tanjung Perak mengalami penurunan. Pada minggu terakhir bulan April atau sejak tanggal 21 April hingga 26 April 2021, jumlah keberangkatan penumpang hanya mencapai 2.367 orang. Sementara di minggu sebelumnya, jumlah keberangkatan penumpang mencapai 3.545 orang.

Penurunan keberangkatan penumpang ini, disinyalir berasal dari larangan mudik Lebaran dan hari raya Idul Fitri yang dikeluarkan oleh pemerintah. 

Adanya kenaikan jumlah penumpang dalam seminggu terkahir, membuat Pelindo III bergerak cepat khususnya dalam hal pengetatan protokol kesehatan.

Deputi Manager Umum dan Humas Pelindo III Regional Jawa Timur, Rendy Fendy menjelaskan, sejak awal pandemi covid-19, Pelindo III terus berupaya meningkatkan prokes di terminal dan pelabuhan.

"Kalo kami sendiri selaku operator terminal penumpang, sedikit atau banyaknya penumpang kami tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," kata Rendy

Penerapan prokes yang dimaksudkan adalah penyediaan wastafel portable, penyediaan hand sanitizer dibeberapa titik, thermal scanner untuk mengukur suhu tubuh, pemberian tanda untuk physical distancing, serta penyediaan tempat untuk test antigen dan genose dengan biaya terjangkau.

"Dan ini sudah kami mulai dari awal adanya pandemi covid-19," ucapnya.

Tak hanya itu, pihak Pelindo III sendiri juga bersinergi dengan sejumlah stakeholders dalam membantu memperketat prokes di pelabuhan Tanjung Perak.

"Kami juga dibantu petugas KKP yang memeriksa kelengkapan dokumen untuk penumpang baik turun atau naik ke kapal," pungkasnya. Sem