Dalam Sepekan, 8 Pengedar Sabu dan 31 Penjual Miras Diamankan

Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela menunjukkan hasil tangkapan anggota selama sepekan saat konferensi pers (Jumat 10/7) siang di gedung Rupatama. SP/Les

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Polres Blitar Kota kembali memamerkan hasil tangkapannya dalam kurun waktu sepakan ini. Sebanyak 8 orang pengedar sabu diamankan Satreskoba Polres Blitar Kota dan 31 penjual miras illegal diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota.

Hal tersebut di sampaikan Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela dalam konferensi pers (Jumat 10/7) siang di gedung Rupatama.

 Dalam keteranganya AKBP Leonard mengatakan, pihaknya tidak main main untuk menekan dan memberantas peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang yang beredar di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

 "Dalam situasi pandemi covid-19 ini, kita tanpa ampun menekan dan melakukan penindakan para pengedar narkoba termasuk sabu sabu dan sejenisnya, karena bisa merusak generasi, apa lagi adik adik pelajar masih lakukan belajar di rumah, jadi ini yang kita waspadai, apa lagi peredaranya sangat sangat meresahkan para orang tua, juga peredaran obat obat sejenis pil, sangat bahaya untuk adik adik khususnya," tegas AKBP Leonard dengan nada tinggi.

 Di jelaskan pula dalam sepekan ini pihaknya telah mengungkap dan menangkap pengedar narkoba jenis sabu dengan 6 tersangka dua di antaranya pengedar pil jenis double L sedang untuk DPO 3 orang dari luar daerah.

 "Dari 8 pelaku pengedar narkoba dua di antaranya pengedar obat jenis double L sebanyak 800 butir double L, untuk 6 pengedar kita sita 6 klip jenis sabu. Kita masih kembangkan edar sabu ini, karena tiga pengedar dari luar Kota Blitar masih dalam pengejaran, Kasat Narkoba terus melakukan penangkapan mereka," tegas orang nomor satu di Blitar Kota di dampingi Iptu Suryadi dan AKP Ardi Purboyo.

 Sedang untuk ke 31 penjual miras dengan barang bukti ribuan botol yang di kemas dalam ratusan dos disita untuk dimusnahkan.

 "Untuk 31 penjual miras kita langsung penindakan tipiring dan barang buktinya persiapan untuk di musnahkan," pungkas AKBP Leonard M Sinambela. Les.