Dalami Ilmu Jurnalistik, Siswa Mama 7 Sundra Datangkan Jurnalis

Muhajirin Wartawan Surabaya Pagi tengah memberi materi cara menulis berita dengan baik dan benar. SP/ MUHAJIRIN KASRUNĀ 

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Minat untuk bisa menulis berita dan mengenal lebih jauh dunia jurnalistik benar-benar ditunjukan oleh peserta pelatihan Jurnalistik, Siswa Madrasah Aliyah Ma'arif (Mama) 7 Pondok Pesantren Sunan Drajat Paciran Lamongan, Senin (14/6/2021).

Pelatihan jurnalistik yang digelar di di Auditorium Pondok Pesantren Sunan Drajat tersebut diikuti siswa kelas X, dengan serius mereka mengikuti mulai dari awal hingga akhir penyampaian materi dari Muhajirin, wartawan Surabaya Pagi yang bertugas di Lamongan.

Bahkan suasana pelatihan cukup cair, karena pelatihan dengan menggunakan metode pendekatan dengan obyek peserta oleh narasumber, mampu membuat interaksi terus berjalan, tanya jawab pun mengalir, meski harus dibatasi karena keterbatasan waktu. 

"Kami sengaja mengundang wartawan langsung, agar peserta bisa langsung belajar dengan narasumber yang setiap harinya bergelut di dunia tulis menulis, "kata Sunaji Waka Sarpras MA Ma'arif 7 Sunan Drajat.

Disebutkan olehnya, dengan mengundang narasumber wartawan ini, setidaknya siswa bisa menyerap keilmuannya dan pengalaman bagaimana bisa menulis dengan baik dan benar, sesuai dengan kode etik jurnalistik, agar tidak sekedar memberitakan, tanpa ada ilmunya. 

"Kami panitia cukup terbantu dengan materi yang disampaikan narasumber, setidaknya kami panitia bisa mengetahui bibit-bibit baru peserta sebagai penulis, "kata pria yang juga sebagai pembina redaksi majalah Galaksi Mama 7.

Karena setelah pelatihan ini, panitia akan menjaring dari peserta itu, sebagai penerus untuk melanjutkan penerbitan majalah internal Galaksi (Gagasan insan Kreatif Penuh Inspirasi), milik Mama 7 Sunan Drajat, yang diterbitkan sekali setiap tahunya. 

Sementara itu, Ahmad Zubaidi Kepala Sekolah Mama 7 Sunan Drajat Paciran Lamongan  berpesan, agar peserta bisa menyerap materi yang disampaikan narasumber, dan diaktualisasikan di lingkungan sekolah, apalagi sekolah juga mempunyai majalah internal, sebagai penyalur kreasi siswa untuk menulis. 

"Ini kesempatan baik, apalagi narasumbernya langsung dari wartawan, agar siswa bisa mengikuti serangkaian acara ini dengan tuntas,"kata Zubaidi panggilan akrab Kepsek Mama 7, sambil berpesan agar siswa nantinya bisa menghasilkan karya tulisan yang baik, dan bisa membanggakan almamater Mama 7.

 

Diakhir sambutanya ia  juga menegaskan, pelatihan jurnalistik ini adalah bagian upaya lembaganya, untuk mengajak dan mengarahkan siswa agar sadar untuk menulis, karena dengan menulis munculah karya-karya, yang bisa dijadikan inspirasi bagi masyarakat. "Yang penting siswa bisa menulis dulu dengan baik dan benar, perkara nanti bisa tersalurkan menjadi wartawan atau hanya penulis buku dll itu urusan nanti, " pesannya. jir