Secara Nasional juga Melonjak Tajam

Dampak Lebaran Terasa, Covid 19 di Jatim Merangkak Naik

Pos penyekatan di Jembatan Suramadu dikerahkan menjaga pintu masuk dari Surabaya. Petugas sedang melakukan tes kesehatan covid-19 kepada pengendara

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tambahan kasus COVID-19 di Jawa Timur mulai naik. Tercatat pada Selasa malam (8/6), ada tambahan 389 kasus baru Corona di Jatim. Lalu bagaimana kondisi zonasi di 38 Kabupaten/Kota di Jatim?

"Yang menjadi sorotan kali ini Bangkalan, awalnya masuk zona kuning, sekarang menjadi zona oranye COVID-19," ujar Dr Makhyan Jibril, Jubir Satgas COVID-19, Rabu (9/6/2021) pagi.

Jibril mengakui, kasus COVID-19 di Jatim mulai merangkak naik. Terlebih, usai melonjaknya kasus Corona di Bangkalan dan hasil random tes di Jembatan Suramadu.

"3 hari terakhir ini, penambahan kasus harian di atas 300, dan kemarin mencapai 389. Ini menjadi warning kita semua, tetap disiplin prokes," imbuhnya.

Dari zonasi COVID-19 terbaru di Jatim, sebanyak 26 Kabupaten/Kota masuk zona oranye, termasuk Bangkalan. Sementara, 12 Kabupaten/Kota lainnya masuk zona kuning. Tidak ada Kabupaten/Kota yang masuk zona merah maupun zona hijau di Jatim.

Hingga saat ini, kasus aktif COVID-19 di Jatim sebanyak 2.000 kasus. Angka ini naik sekitar 35 persen dari awal lebaran yang berkisar 1.500 kasus aktif.

Sementara itu,  Pemerintah pusat juga melaporkan perkembangan terbaru kasus positif Corona (COVID-19) di Indonesia. Secara kumulatif, kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 1.877.050.

Berdasarkan data di situs Satgas Penanganan COVID-19, dilaporkan ada 7.725 kasus baru Corona pada Rabu (9/6/2021) sehingga sejak Maret sudah ada 1.877.050 kasus COVID-19 di Tanah Air.

Perkembangan data Corona ini disampaikan Satgas Penanganan COVID-19. Data penanganan pandemi Corona diperbarui setiap hari per pukul 12.00 WIB.

Selain itu, dilaporkan ada penambahan pasien sembuh Corona sebanyak 5.883, sehingga sampai hari ini ada 1.723.253 pasien Corona yang sembuh.fr