Dana Kampanye Gibran Capai 3,2 M Unggul 20 Kali dari Bajo

Salah satu calon Wali Kota adalah Gibran Rakabuming Raka. SP/ DECOM

SURABAYAPAGI.com, Solo - Salah satu calon Wali Kota adalah Gibran Rakabuming Raka, putra pertama Presiden Joko Widodo. Sebagian besar responden (98,8 persen) tahu Gibran sebagai salah satu cawalkotnya adalah anak seorang Presiden, Rabu (9/12/2020).

Kali ini kedua pasangan calon (paslon) Pilkada Solo telah menyampaikan laporan dana kampanye terakhir. Selisih dana kampanye antara Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa dengan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) mencapai 20 kali lipat.

Menurut laporan pemasukan dana kampanye dalam Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) Paslon nomor urut 1 Gibran-Teguh lebih unggul sebesar Rp 3.215.436.500 atau Rp 3,2 miliar. Jumlah pengeluarannya hampir sama dengan pemasukannya.

"Paslon nomor urut satu mendapatkan sumbangan dana kampanye senilai Rp 3.215.436.500. Besaran pengeluaran kampanyenya Rp 3.215.119.818," kata Ketua KPU Solo Nurul Sutarti.

Sedangkan jumlah dana paslon Bajo jauh lebih sedikit dibanding Gibran. Jika dibandingkan, dana kampanye Gibran adalah 20 kali lipat lebih besar dari Bajo.

"Sedangkan paslon nomor urut 2 Bajo melaporkan dana kampanye yang diperoleh sebesar Rp 153.475.000. Mereka menggunakan dana tersebut sebesar Rp 110.217.386," jelas Nurul.

Sementara itu, Nurul mengatakan laporan dana ditutup setelah masa kampanye selesai pada 5 Desember 2020. Dilihat dari besaran pemasukan, kedua paslon tidak melebihi ketentuan. "Jumlah mereka masih di bawah batas maksimal, yaitu Rp 19,7 miliar. Kalau lebih dari itu nanti masuk ke kas negara," ujarnya.

Setelah ini pihaknya akan menunjuk akuntan publik untuk mengaudit laporan dana kampanye kedua paslon. Menurutnya, hasil audit nantinya hanya berupa catatan.

"Hasil audit laporan dana kampanye kedua paslon nanti hanya diberikan catatan berupa patuh atau tidak patuh saja," tutupnya. Dsy10